Jumat, 29 Oktober 2021

MANIPULASI RUANG GRAFIK & TIPOGRAFI

 TIPOGRAFI

Tipografi adalah seni dan teknik pemilihan, menyusun dan memodifikasi huruf. Penataan dan pengaturan huruf pada ruang-ruang yang tersedia, sehingga dapat menimbulkan kesan tertentu dan pesan tersampaikan sesuai dengan apa yang diharapkan. Tipografi melibatkan beberapa pengaturan pada huruf seperti ukuran huruf, jenis huruf, tracking (jarak antar huruf secara umum), kerning (jarak antar dua huruf yang spesifik), dan leading (jarak antar baris).

PARAMETER TIPOGRAFI


TYPEFACE
Merupakan kumpulan huruf yang memiliki desain dan tampilan visual yang sama. Meskipun setiap huruf memiliki wujud yang berbeda (A-Z), dalam satu typeface semua huruf dapat memiliki kemiripan bentuk dan gaya yang serupa. Contoh macam-macam typeface adalah: Times New Roman, Arial, Verdana.

Type face adalah desain dari satu set bentuk huruf , angka, tanda baca, yang memiliki satu sifat visual yang standar dan konsisten . Sifat tersebut membentuk  karakter yang tetap meski rupa dan bentuk dimodifikasi (Will Hill, 2005:24).

Perbedaan Typeface dan Font
Sebetulnya typeface dan font adalah dua hal yang berbeda. Typeface adalah tampilan visual dari huruf, sementara font adalah salah satu wujud dari typeface yang memiliki gaya tertentu. Sederhananya hanya ada satu typeface Arial, tetapi terdapat beberapa font Arial, yaitu: Arial Regular, Arial Bold, Arial Condensed, dsb.

Kesalahan berbahasa ini sudah memfosil dan sulit untuk dihilangkan. Maka secara sosiolinguistik, tidak masalah jika kita ingin menggunakan istilah font sebagai pengganti typeface dalam percakapan sehari-hari. Namun dalam konteks akademik kita harus tetap menggunakan istilah yang tepat.

Font (Typefont)
Font adalah satu set bentuk huruf  dalam rupa, ukuran, dan gaya khusus berdasarkan desain typeface yang sama. Istilah ini sering tertukar dengan typeface.

KATEGORI TYPEFACE

Terdapat banyak sekali typeface yang dapat kita pilih. Namun dari pilihan yang banyak itu ada beberapa typeface yang memiliki karakteristik yang mirip satu sama lain. Sehingga typeface-typeface tersebut dapat dikategorisasikan. Hal ini sangat berguna untuk mempermudah pemilihan typeface yang sesuai dengan kebutuhan kita. Kategori-kategori tersebut adalah:

1. Serif
Kategori serif  memiliki sirip/ kaki/ serif yang berbentuk lancip pada ujungnya, memiliki ketebalan dan ketipisan yang kontras pada garis-garis hurufnya.

Serif memberikan kesan: klasik, anggun ,lemah gemulai. Serif juga dapat dikategorikan lagi dengan berbagai varian serifnya, seperti yang ditunjukan pada gambar dibawah.


2. Sans Serif
Sans serif tidak memiliki kaki/serif/sirip , bertangkai tebal, sederhana dan memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi. Kesan yang dihasilkan: kokoh, kuat, kekar, stabil.

3. Script
Script menyerupai tulisan tangan, biasanya bergaya seperti huruf sambung. Script memberikan kesan dekoratif, keindahan dan elegan.

4. Monospace
Monospace adalah typeface yang setiap hurufnya memiliki dimensi horizontal (lebar) yang sama persis. Typeface ini bermanfaat ketika kita membutuhkan konsistensi lebih pada desain yang kita buat. Monospace menghasilkan kesan yang konsisten dan seragam.

5. Display
Kategori typeface ini dioptimasikan untuk digunakan sebagai heading atau judul suatu paragraf. Keterbacaan judul sangatlah penting, sehingga banyak perancang typeface yang mendedikasikan karyanya untuk judul. Display dapat digunakan untuk memperindah judul tanpa mengurangi keterbacaannya.

6. Lain-lain / Khas
Banyak karakteristik typeface lain yang belum dapat di kategorisasikan. Terdapat file font yang hanya berisi berbagai bentuk dekoratif dan tidak memuat huruf sama sekali yang disebut dingbat.


TYPESTYLE (GAYA/VARIAN HURUF)

Typestyle adalah berbagai parameter yang dapat digunakan untuk memodifikasi gaya tampilan dari suatu typeface. Terdapat beberapa parameter yang dapat dieksplorasi untuk disesuaikan dengan desain yang kita rancang.

Setiap pemilihan varian yang kita lakukan berpengaruh terhadap keterbacaan dan keindahan tipografi yang disusun.Maka Sesuaikan berbagai kebutuhannya dengan dampak yang ingin kita raih (elegan, formal, kasual, dll). Prinsip-prinsip seni dan desain juga dapat kita terapkan untuk menjadi salah satu panduan kebenaran agar mendapatkan tipografi yang estetis.

Berikut ini adalah beberapa parameter typestyle yang dapat dimodifikasi:

Weight
Weight adalah tingkat ketebalan garis yang membentuk huruf. Biasanya suatu font memiliki weight yang berbeda-beda seperti: light (tipis), regular (biasa), medium (sedang) dan bold (tebal).

Gunakan weight bold untuk judul dan weight biasa untuk teks isi. Atau justru sebaliknya: gunakan font tipis untuk judul, dan medium untuk teks isi. Yang perlu diperhatikan adalah kontrasnya, agar tipografi tampak lebih dinamis.

Media yang digunakan perlu menjadi perhatian juga dalam rekayasa weight typeface. Billboard yang harus terlihat dari jauh biasanya tidak dapat menggunakan font light, karena daya keterbacaannya kurang.

Width (Condensation)
Width adalah lebar dari huruf. Jika lebar ruang untuk tulisan pada desain yang kita buat terbatas, sebaiknya gunakan typeface dengan width yang ramping. Beberapa font memiliki varian dengan lebar yang lebih ramping, misalnya typeface Open Sans memiliki varian font Open Sans Condensed.

Jangan pernah melebarkan atau meninggikan font dengan tidak proporsional. Hal tersebut bahkan sering disebut sebagai tindakan kriminal terhadap tipografi. Gunakan varian font yang tepat jika menginginkan font yang lebih ramping, seperti: Open Sans Condensed, Arial Condensed, dsb.

Angle
Terdapat dua opsi pada angle, yaitu Italic (huruf miring) atau oblique (lurus). Dalam PUEBI atau panduan umum ejaan bahasa Indonesia, huruf miring dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata, atau kelompok kata dalam suatu kalimat.


PEMFORMATAN TIPOGRAFI (FORMATTING)

Formatting sering menjadi hal yang terlewatkan padahal dampaknya sangat besar. Baik terhadap keterbacaan teks maupun keindahannya. Berikut adalah beberapa parameter formatting yang penting untuk diperhatikan berurutan dari hal yang paling sering diabaikan terlebih dahulu.

Letter Spacing (Spasi Huruf)
Spasi huruf adalah jarak samping antara huruf yang membentuk suatu kata. Memberikan jarak lebih pada huruf ukuran kecil akan membantu keterbacaan. Selain itu huruf kecil dengan spasi yang lebih besar akan tampak lebih rapi dan elegan.

Sebaliknya, huruf berukuran besar (judul) jika menggunakan spasi yang lebih dekat akan meningkatkan keterbacaannya. Penggunaan spasi yang lebih mendempet pada huruf judul juga akan menghemat lebih banyak ruang, menimbang ukuran huruf pada judul relatif besar dan menyita banyak ruang.

Line Height
Line height adalah jarak antar kalimat dalam suatu paragraf (jarak atas bawah). Ada alasan mengapa kebanyakan standarisasi penulisan karya ilmiah mewajibkan penyusunnya untuk menggunakan setidaknya line height 1.5 hingga 2, karena akan meningkatkan keterbacaannya. Sebaliknya, mengurangi line height pada huruf berukuran besar dapat menghemat ruang dan meningkatkan keterbacaannya.

Ukuran Huruf
Perhatikan kontras antara satu teks dengan lainnya, misalnya: teks isi dan teks judul. Salah satu kesalahan yang sering terjadi pada tipografi desain adalah kurangnya perbedaan ukuran antara teks dan judul.

Jika ukuran teks dan judul kurang kontras, maka tipografi akan tampak flat dan kurang dinamis. Ingat bahwa prinsip-prinsip desain juga dapat bisa diaplikasikan disini: kontras akan menciptakan pengalaman visual yang lebih estetis.

Capitalization
Huruf kapital dan huruf kecil sudah biasa dipergunakan secara berkala. Tentunya capitalization juga dapat memberikan kesan berbeda. Huruf kecil cenderung memberikan kesan kasual, friendly, santai dan ringan. Sementara huruf kapital tampak leibh formal dan serius.

Namun dari kedua varian tersebut, terdapat juga huruf Small Caps yang sering terlewat sebagai salah satu opsi capitalization.
Seperti yang tampak pada contoh diatas, small caps adalah capitalization yang menggunakan karakter kapital lebih besar di huruf pertama, dan huruf kapital yang ukurannya lebih kecil di sisa hurufnya. Gaya capitalization ini memberikan ruang lebih bagi modifikasi yang dapat kita lakukan pada capitalization tipografi.

Paragraph Spacing
Paragraph spacing adalah jarak antar paragraf. Hal ini terutama harus diperhatikan jika line height kita ubah menjadi lebih renggang. Pastikan spasi paragraf tetap lebih lebar dari line spacing.


PRINSIP-PRINSIP TIPOGRAFI
  • Huruf kecil cenderung lebih baik tingkat keterbacaannya jika dibandingkan dengan huruf besar/kapital. Kemungkinan karena huruf kecil bentuknya jauh lebih kontras satu sama lain.
  • Huruf lurus (standar) jauh lebih mudah dibaca jika dibandingkan dengan huruf miring (italic), namun jika kata huruf miring di apit oleh huruf reguler, justru tingkat keterbacaannya meningkat.
  • Warna kontras cenderung membantu tingkat keterbacaan, namun jika terlalu kontras akan membuat mata cepat lelah. Maka dari itu kebanyakan website hari ini tidak menggunakan warna hitam murni, tetapi menggunakan abu gelap di atas putih.
  • Teks gelap di atas background terang lebih mudah dibaca dibandingkan dengan teks terang di atas background gelap.
  • Warna abu tua di atas krem adalah kombinasi warna memiliki keterbacaan paling baik sekaligus nyaman.


ILUSI & MANIPULASI RUANG GRAFIK

ILUSI

Ilusi adalah efek yang menyebabkan orang salah menafsirkan terhadap kejadian sesungguhnya. Ilusi merupakan suatu persepsi panca indera yang disebabkan adanya rangsangan panca indera yang ditafsirkan secara  salah. Dengan kata lain, ilusi adalah interpretasi yang salah dari suatu rangsangan pada panca indera.

MANIPULASI

Manipulasi adalah suatu proses rekayasa dengan melakukan penambahan, persembunyian, penghilangan atau pengkaburan terhadap bagian atau keseluruhan sebuah realitas, kenyataan, fakta-fakta. 

ILUSI DAN MANIPULASI RUANG GRAFIK

Sebuah proses rekayasa dengan melakukan modifikasi untuk memberikan efek yang menyebabkan orang bingung hingga salah penafsiran pada ruang grafik.

Contoh :






Senin, 25 Oktober 2021

KRIPTOGRAFI

 KRIPTOGRAFI


Keamanan sebuah data menjadi hal terpenting untuk selalu dijaga kerahasiaannya. Karena sebuah informasi yang terbuka atau bocor tanpa ada kontrol yang jelas, dapat dimanfaatkan oleh pihak tertentu dengan tujuan yang membahayakan. Untuk itulah saat ini telah dikembangkan berbasis sistem keamanan pada jaringan komputer (cyber security). Dimana, salah satu tools yang banyak digunakan sekarang adalah kriptografi.

Untuk itulah, kali ini kita akan membahas lebih dalam mengenai penggunaan dari kriptografi dan teknik implementasinya dalam dunia cyber security. Sehingga, anda mendapatkan insight baru dan lebih memperhatikan kesehatan komputer anda dari sisi sistem keamanan data secara berkala.

Pengertian Kriptografi

Kriptografi atau sandisastra merupakan keahlian dan ilmu dari cara-cara untuk komunikasi aman pada kehadirannya di pihak ketiga. Secara umum, kriptografi ialah mengenai mengkonstruksi dan menganalisis protokol komunikasi yang dapat memblokir lawan; berbagai aspek dalam keamanan informasi seperti data rahasia, integritas data, autentikasi, dan non-repudansi merupakan pusat dari kriptografi modern. Kriptografi modern terjadi karena terdapat titik temu antara disiplin ilmu matematika, ilmu komputer, dan teknik elektro. Aplikasi dari kriptografi termasuk ATM, password komputer, dan E-commerce.

Hal Yang Mendasari Kriptografi

Hal yang mendasari Kriptografi ini yaitu bermulanya pada jaman dahulu sejarahnya kriptografi cukup terkenal pada masa kejayaan bangsa Yunani sekitar tahun 400 SM. Alat yang digunakan untuk membuat pesan tersembunyi di masa peradaban Yunani dinamakan scytale. Bentuk dari scytale sendiri adalah batangan silinder dengan terdiri atas kombinasi dari 18 huruf.

Dan di masa kepemimpinan Julius Caesar dari Kerajaan Romawi, Teknik kriptografi dijuluki Caesar cipher yaitu untuk mengirimkan pesan secara rahasia, meskipun teknik yang digunakannya sangat tidak memadai untuk ukuran sekarang. Casanova menggunakan pengetahuan tentang kriptografi untuk mengelabuhi Madame d’Urfe (dia mengatakan kepada Madame d’Urfe) bahwa ada sesosok jin yang memberi tahu kunci rahasia Madame d’Urfe kepadanya, padahal dia berhasil memecahkan kunci rahasia berdasarkan dari pengetahuannya tentang kriptografi. Sehingga dia dapat mengontrol kehidupan Madame d’Urfe. penerapan kriptografi menjadi lebih banyak dikarenakan pertimbangan dari stabilitas negara. Sehingga, berdasarkan kedua aspek tersebut, baik klasik maupun modern, cryptography mempunyai tujuan yang sama, yaitu sistem keamanan.

Proses Utama Kriptografi

Teknik yang digunakan dalam cryptography adalah metode scrambling, yaitu teknik pengubahan teks biasa menjadi teks sandi. Teknik scrambling tersebut dikenal dengan istilah enkripsi dan dekripsi. Yang mana, terdapat tiga fungsi dasar di dalam algoritma kriptografi sendiri, yaitu key, encryption, dan decryption.

Enkripsi adalah proses penyembunyian sebuah data pesan, dengan cara mengubah plaintext menjadi ciphertext. Dekripsi merupakan kebalikan dari enkripsi, yang berarti bertujuan untuk memahami pesan yang ada agar dapat dibaca oleh user dengan baik. Untuk pengertian dari kunci sendiri berarti teknik yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi data.

Terdapat berbagai perubahan yang terjadi disesuaikan dengan prioritas teknik yang digunakan untuk melindungi data privasi secara kontinu. Istilah yang sering digunakan adalah modern cryptography. 

Komponen Kriptografi
Pada prinsipnya komponen utama kriptografi itu ada 4 yaitu:
  1. Plaintext adalah pesan yang bisa dibaca.
  2. Ciphertext adalah pesan acak yang tidak bisa dibaca.
  3. Key adalah kunci untuk melakukan teknik kriptografi.
  4. Algorithm adalah metode yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi.
Kemudian mempunyai 2 proses yaitu Enkripsi (Encryption) dan Dekripsi (Decryption). Selain 4 komponen utama terdapat 7 komponen dari kriptografi. Berikut ini adalah 7 komponen kriptografi:
  1. Pesan, Plaintext, Ciphertext. Pesan adalah data atau informasi yang bisa dibaca dan dimengerti. Nama lain pesan yaitu plaintext. Pesan bisa berupa data atau informasi yang dikirim atau disimpan pada media penyimpanan. Pesan yang tersimpan dapat berupa teks, image, audio maupun video. Supaya pesan tidak bisa dimengerti oleh pihak yang tidak berkepentingan, maka pesan tersebut juga disediakan dalam bentuk lain yang tidak bisa dipahami (bersandi) yang disebut sebagai ciphertext.
  2. Pengirim dan Penerima (Sender & Receiver). Dalam komunikasi data itu melibatkan pertukaran pesan antara 2 entitas yaitu pengirim dan penerima. Pengirim adalah entitas yang mengirim pesan kepada entitas lain. Penerima adalah entitas yang menerima pesan. Yang dimaksud entitas di sini itu bisa berupa orang, mesin, komputer, kartu kredit dan lain-lain.
  3. Enkripsi dan Dekripsi. Proses penyandian plaintext (pesan asli) menjadi ciphertext (pesan tersandi) disebut degnan encryption (enkripsi). Sedangkan proses mengembalikan ciphertexte (pesan tersandi) menjadi plaintext (pesan asli) disebut dengan decryption (dekripsi).
  4. Cipher dan kunci. Algoritma kriptografi itu disebut sebagai cipher. Cipher adalah aturan enchipering dan dechipering atau fungsi matematika yang digunakan untuk melakukan enkripsi dan dekripsi. Yang menjadi tolak ukur kemampuan algoritma kriptografi yaitu seberapa banyaknya kerja yang dibutuhkan untuk dapat memecahkan ciphertext menjadi plaintext tanpa harus mengetahui key yang digunakan. Key (kunci) adalah parameter yang digunakan untuk melakukan transformasi enciphering dan deciphering. Biasanya enkripsi dapat berupa string ataupun deretan bilangan.
  5. Sistem kriptografi. Kriptografi membentuk sebuah sistem yang disebut sebagai sistem kriptografi. Sistem kriptografi terdiri atas algoritma kriptografi, semua plaintext dan ciphertext dan juga kunci.
  6. Penyadap atau eavesdropper. Penyadap adalah orang yang berusaha mencoba menangkap pesan selama pesan tersebut ditransmisikan. Tujuan dari penyadap yaitu untuk memperoleh data atau informasi sebanyak-banyaknya tentang sistem kriptografi yang digunakan untuk berkomunikasi dengan maksud memecahkan ciphertext. Nama lain dari penyadap yaitu adversary, enemy, bad guy, interceptor dan intruder.
  7. Kriptanalisis. Kriptanalisis atau cryptanalysis adalah ilmu atau seni untuk memecahkan ciphertext menjadi plaintext tanpa harus mengetahui kunci yang digunakan. Pelaku kriptanalisis disebut sebagai kriptanalis.
Berikut adalah ilustrasi 4 komponen dan 2 proses yang digunakan dalam teknik kriptografi.
Enkripsi (Encryption) adalah sebuah proses menjadikan pesan yang dapat dibaca (plaintext) menjadi pesan acak yang tidak dapat dibaca (ciphertext). Berikut adalah contoh enkripsi yang digunakan oleh Julius Caesar, yaitu dengan mengganti masing-masing huruf dengan 3 huruf selanjutnya (disebut juga Additive/Substitution Cipher).

Plaintext                                            Ciphertext 
  Rumah                                                  xasgn
  Motor                        ⇨                        suzux
 Kompor                                                qusvux

DekripsiDekripsi merupakan proses kebalikan dari enkripsi dimana proses ini akan mengubah ciphertext menjadi plaintext dengan menggunakan algortima ‘pembalik’ dan key yang sama. Contoh:

​Ciphertext                                         Plaintext
    xasgn                                                 Rumah
    suzux                    ⇨                          Motor
   qusvux                                               Kompor

Contoh Kriptografi

Aspek Keamanan Kriptografi

4 aspek keamanan kriptografi yang menjadi tujuan kriptografi adalah sebagai berikut:

  1. Kerahasiaan atau confidentiality adalah menjaga dan menjamin bahwa data-data tersebut tidak dapat dibaca oleh pihak-pihak yang tidak berhak dan hanya dapat diakses oleh pihak-pihak tertentu. Tujuan dari kerahasiaan yaitu untuk melindungi sebuah informasi dari semua pihak yang tidak mempunyai hak atas informasi tersebut
  2. Otentikasi atau authentication adalah identifikasi atau pengenalan, baik itu secara kesatuan sistem maupun informasi itu sendiri oleh masing-masing pihak yang saling berkomunikasi. Maksudnya beberapa pihak yang saling berkomunikasi harus mengidentifikasi satu sama lain. Informasi yang diterima suatu pihak dari pihak lain harus diidentifikasi untuk memastikan keaslian informasi yang diterima.
  3. Integritas atau integrity adalah menjamin setiap pesan yang dikirim itu sampai pada penerimanya tanpa ada bagian pesan yang diganti, diubah urutannya, diduplikasi, ditambahkan dan dirusak. Tujuan dari integritas adalah untuk mencegah terjadinya perubahan informasi oleh pihak-pihak yang tidak mempunyai hak atas informasi tersebut. Untuk dapat menjamin integritas data, maka pengguna harus memiliki kemampuan mendeteksi terjadinya manipulasi data oleh pihak-pihak yang tidak berhak. Manipulasi data yang dimaksud yaitu penggantian, penyisipan maupun penghapusan data.
  4. Nirpenyangkalan atau non repudiation adalah mencegah pengirim maupun penerima menyangkal atau mengingkari bahwa mereka telah mengirim dan menerima sebuah pesan. Apabila ada sebuah pesan yang dikirim, penerima bisa membuktikan kalau pesan tersebut memang dikirim oleh pengirim yang tertera. Begitu pula sebaliknya, apabila sebuah pesan diterima, maka pengirim juga bisa membuktikan kalau pesannya sudah diterima oleh pihak yang dituju.

Jumat, 22 Oktober 2021

SKALA, RASIO MATEMATIKA, SISTEM PROPORSIONAL KESEIMBANGAN DESAIN GRAFIS

 DESAIN GRAFIS

Desain grafis adalah bagian dari ilmu seni visual. Secara bahasa desain grafis terdiri dari dua kata. Yaitu desain yang berarti kerangka bentuk atau rancangan. Dan grafis yang merupakan paduan titik, garis, bidang, atau huruf visual untuk mengomunikasikan pesan tertentu.

SKALA DALAM DESAIN GRAFIS


Skala termasuk ke dalam unsur penting dalam desain grafis. Mengatur skala mempengaruhi dalam mengatur titik fokus dan mengarahkan pandangan penikmat terhadap desain yang dibuat. Skala dalam suatu desain akan berdampak pada bagaimana penikmat karya melihat dan memahami konsep desain yang dibuat.

Dalam arsitektur  yang dimaksut dengan skala adalah hubungan harmonis antara bangunan beserta komponen-komponennya dengan manusia. Skala-skala itu ada beberapa jenis yaitu: skala intim, skala manusiawi, skala monumental/megah, skala kejutan.


RATIO MATEMATIKA DAN SISTEM PROPOSIONAL DALAM DESAIN GRAFIS


Rasio Matematika Golden ratio, yang secara harfiah diterjemahkan sebagai “rasio emas” (emas di sini maksudnya seperti emas dalam “kesempatan emas”), merupakan sebuah angka yang sangat spesial dalam matematika. Golden ratio adalah bilangan irasional yang nilainya mendekati 1,618. Golden ratio biasanya disimbolkan dengan huruf Yunani φ (phi).

Rasio Emas dapat diilustrasikan dengan menggunakan Golden Rectangle: sebuah persegi panjang besar yang terdiri dari sebuah persegi (dengan sisi sama panjangnya dengan panjang terpendek dari persegi panjang) dan persegi panjang yang lebih kecil.

Golden Ratio adalah angka yang sangat berguna untuk membantu menciptakan desain yang indah dan seimbang secara sempurna yang menurut estetika memuaskan di tingkat terdalam dari otak.

Golden Ratio dapat digunakan untuk:
  • Membuat Layout
  • Typografi
  • Gambar, dll
Sistem Proporsional Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual. Prinsip keseimbangan ada dua, yaitu:

1. Keseimbangan Formal (Simetris)

Hal ini dimulai dengan keseimbangan yang dimiliki oleh desain simetris. Keseimbangan seperti ini bisa dilihat secara jelas melalui titik pusat atau yang sering disebut dengan garis sumbu dibagian Tengah objek. Garis sumbu ini menjadi elemen penting untuk menjadi tolak ukur dari seluruh bagian sisi bagian dari objek itu.

Prinsip utama dari desain simetris biasanya terletak dari sifat konvensional atau tradisional yang terangkum dalam seluruh sudut. Bahkan, beberapa sisi terlihat sangat kaku karena memiliki sudut pandang yang terlalu sama.

2. Keseimbangan Informal (Asimetris)
keseimbangan informal bermanfaat menghasilkan kesan visual yang dinamis, bebas, lepas, pop, meninggalkan sikap kaku, dan posmodernis.

Keseimbangan dari desain Asimetris tentu saja akan mempengaruhi prinsip dasar. Pada desain asimetris terdapat beberapa bagian sisi yang terlihat sangat menonjol dan tidak membosankan. Pada desain asimetris dapa dilihat bahwa seluruh sudut atau sisi dari bagian objek asimetris tidak terlalu beraturan. Bahkan, beberapa orang menganggap desain asimetris merupakan bagian dari perkembangan sisi modern dan dinamis. 

Contoh Poster Keseimbangan Simetris


Poster ini dirangkai dengan perpaduan elemen visual secara simetris antara kiri dan kanan. Elemen-elemen desain di bagian kiri diseimbangkan dengan elemen lain dibagian kanan secara serupa seperti cermin. 


Contoh Poster Keseimbangan Asimetris


Poster ini menggunakan gaya asimetris beberapa kontras dan skala. Elemen tangan berwarna hitam berukuran besar diseimbangkan dengan teks Flawless berwarna hitam namun berukuran kecil.



Senin, 18 Oktober 2021

Konsep Dasar Keamanan

 Konsep Dasar Keamanan


Sistem keamanan komputer dapat diidentifikasikan melalui beberapa masalah seperti majerial, teknis, politis, dan legalitas. Kemanan komputer meliputi 2 hal yaitu vulnerability/kelemahan sistem dan threats/ancaman. 

Tujuan diterapkannya tindakan keamanan pada sistem komputer

Keamanan komputer memiliki persyaratan bagi komputer yang tentunya berbeda dari persyaratan yang lain pada umumnya. Dimana melibatkan pembatasan untuk sistem komputer yang tidak bisa untuk dilakukan.

Hal tersebut membuat sistem keamanan komputer cukup sulit untuk dirancang agar tetap menghasilkan kinerja yang baik dan tidak menimbulkan dampak negatif saat melakukan verifikasi tertentu pada komputer tersebut. Keamanan komputer memiliki sistem stategi teknis yang bisa mengubah hal negatif menjadi positif sehingga mencegah terjadinya hal yang merugikan.

Dalam meningkatkan keamanan komputer bisa dilakukan dengan beberapa pendekatan seperti diterapkannya mekanisme dalam hardware (perangkat keras) dan sistem operasi, membatasi beberapa akses pada komputer yaitu berupa akses fisik, serta membuat strategi khusus untuk program agar menghasilkan sistem pemrograman yang baik dan dapat diandalkan. 

Berikut ini adalah beberapa alasan pentingnya suatu keamanan komputer:

1. Untuk meminimalisir resiko terhadap ancaman yang bisa terjadi pada suatu perusahaan atau institusi. Tujuan dari penyusup yang menyerang sistem komputer ialah:

  • Ingin tahu, sekedar ingin mengetahui jenis dari sistem yang diterapkan atau penyusup tersebut tertarik pada sistemnya.
  • Perusak, biasanya jenis penyusup ini akan mengancam sistem komputer yang dipakai karena penyusup tersebut akan mengubah bahkan merusak sistem anda.
  • Untuk kepentingan popularitas, jenis penyusup ini biasanya hanya melakukan hal tersebut karena dipenuhi rasa penasaran. Setelah berhasil meretas susatu sistem akan merasa puas pada diri sendiri karena telah berhasil. Dan dengan itu seorang penyusup tersebut merasa bangga dan bahkan bisa menjadi ajang promosi akan keahlian/skillnya.
  • Pesaing, biasanya penyusup ini merasa tertarik terhadap data yang terdapat dalam sistem yang ada, karena dapat memberukan keuntungan yang besar secara finansial terhadapnya.
2. Untuk melindungi sistem terhadap kerentanan, artinya sistem tidak akan memberi izin kepada personal yang tidak berhak untuk masuk ke sistem tersebut.

3. Untuk melindungi sistem terhadap gangguan yang lain, seperti gangguan alam (sambaran petir, dan sebagainya).

Menurut ahli computer security yaitu Spafford dan Garfinkel, jika sebuah komputer dapat diandalkan dan software (perangkat lunak) dapat bekerja sesuai dengan yang diharapkan komputer tersebut dikatakan aman.

Tujuan diterapkannya suatu keamanan komputer ada 5 poin. Kelima point tersebut mempunyai tujuan yang berbeda-beda yaitu, sebagai berikut:


1. Availability
Aspek availability berkaitan dengan ketersediaan data/informasi apakah diperlukan atau dibutuhkan. Jika suatu informasi/data tersebut memiliki akses yang sulit artinya keamanannya telah dibuat dengan integritas tinggi. Apabila akses data lambat akan menghambat untuk tercapainya aspek availability.

Aspek ini sering diserang pada sistem DoS (Denial ofService), yaitu akan menggagalkan service ketika ada permintaan informasi/data sehingga komputer yang sedang beroperasi tidak bisa untuk melayaninya.

Misalnya dari DoS ialah ketika adanya mengirimkan request dengan jumlah yang berlebih akan menyebabkan komputer yang beroperasi tidak dapat menerima beban sehingga terjadilah down pada komputer.

Apabila komputer berada dalam kondisi tidak aman, maka yang harus dipertanyakan ialah bagaimana aspek availabilitynya. Jika terjadi exploit pada sistem komputer oleh attacker maka shutdown komputer anda.


2. Integrity
Aspek integrity mengacu kepada sebuah informasi yang hanya dapat diubah oleh pemilik informasi artinya tidak boleh diubah oleh orang lain. Terkadang ada beberapa data yang sudah dienskripsi namun integritasnya tidak terjaga dikarenakan chapertext pada enkripsi itu telah berubah.

Integrity bertujuan agar data yang disampaikan utuh, konsisten dan sama. Sehingga tidak terjadi suatu perubahan atau penyisipan yang dilakukan oleh attacker pada informasi tersebut. Integrity berhubungan dengan validasi informasi dengan verifikasi pada komputer.

Misalnya terjadi penyerangan integritas pada sebuah email, yaitu saat pengiriman email bisa saja diubah isinya karena telah di sadap oleh orang tidak bertanggung jawab yang mengakibatkan email tersebut sudah tidak sama lagi isinya.


3. Control
Tujuan dari keamanan komputer yang ketiga ialah control artinya segala informasi yang terdapat pada komputer bisa di jaga, diawasi atau di control. Sehingga data tersebut dapat dimonitoring segala aktifitasnya dalam sistem komputer.


4. Audit
Aspek audit pada keamana komputer memiliki peranan yang sangat penting, yaitu untuk mengetahui log, selain itu juga bisa dipakai untuk mengecek komputer apakah terdapat kelemahan-kelemahan pada sistemnya, mencari dan mengetahui kelemahan komputer serta untuk improvement.


5. Confidentiality
Aspek confidentiality ialah jika kita memberikan atau mengirim data kepada orang lain untuk tujuan tertentu/khusus penyebarannya akan tetap terjaga dengan baik. Misalnya data pribadi seseorang: nama, nomor telephon, nomor KTP, alamat, dan sebagainya.
 
Tujuan dari confidentiality ialah menjaga kerahasiaan pada komputer agar tidak disalah gunakan oleh orang tidak bertanggung jawab terutama attacker. Untuk itu dilakukan beberapa tindakan seperti cyrptography, menggunakan secure mode dan membatasi akses.


 Contoh yang berkaitan dengan prinsip-prinsip keamanan komputer

Prinsip 1. Menetapkan kebijakan (policy) keamanan yang baik sebagai dasar untuk desain sistem. (Stoneburner, dkk., 2004)

Contoh: Keamanan Jaringan Internet dan Firewall


Serangan terhadap keamanan sistem informasi (security attack) dewasa ini seringkali terjadi. Kejahatan computer (cyber crime)pada dunia maya seringkali dilakukan oleh sekelompok orang yang ingin menembus suatu keamanan sebuah sistem. Aktivitas ini bertujuan untuk mencari, mendapatkan, mengubah, dan bahkan menghapus informasi yang ada pada sistem tersebut jika memang benar-benar dibutuhkan. Ada beberapa kemungkinan tipe dari serangan yang dilakukan oleh penyerang yaitu :

  1. Interception yaitu pihak yang tidak mempunyai wewenang telah berhasil mendapatkan hak akses informasi
  2. Interruption yaitu penyerang telah dapat menguasai sistem, tetapi tidak keseluruhan. Admin asli masih bisa login.
  3. Fabrication yaitu penyerang telah menyisipkan objek palsu ke dalam sistem target
  4. Modification yaitu penyerang telah merusak sistem dan telah mengubah secara keseluruhan
Menurut David Icove, dilihat dari lubang keamanan yang ada pada suatu sistem, keamanan dapat diklasifikasikan menjadi empat macam:

1) Keamanan Fisik (Physical Security)

Suatu keamanan yang meliputi seluruh sistem beserta peralatan, peripheral, dan media yang digunakan. Biasanya seorang penyerang akan melakukan wiretapping (proses pengawasan dan penyadapan untuk mendapatkan password agar bisa memiliki hak akses). Dan jika gagal, maka DOS (Denial Of Service) akan menjadi pilihan sehingga semua service yang digunakan oleh komputer tidak dapat bekerja. Sedangkan cara kerja DOS biasanya mematikan service apa saja yang sedang aktif atau membanjiri jaringan tersebut dengan pesan-pesan yang sangat banyak jumlahnya. Secara sederhana, DOS memanfaatkan celah lubang keamanan pada protokol TCP/IP yang dikenal dengan Syn Flood, yaitu sistem target yang dituju akan dibanjiri oleh permintaan yang sangat banyak jumlahnya (flooding), sehingga akses menjadi sangat sibuk.

2) Keamanan Data dan Media

Pada keamanan ini penyerang akan memanfaatkan kelemahan yang ada pada software yang digunakan untuk mengolah data. Biasanya penyerang akan menyisipkan virus pada komputer target melalui attachment pada e-mail. Cara lainnya adalah dengan memasang backdoor atau trojan horse pada sistem target. Tujuannya untuk mendapatkan dan mengumpulkan informasi berupa password administrator. Password tersebut nantinya digunakan untuk masuk pada account administrator.

3) Keamanan Dari Pihak Luar

Memanfaatkan faktor kelemahan atau kecerobohan dari orang yang berpengaruh (memiliki hak akses) merupakan salah satu tindakan yang diambli oleh seorang hacker maupun cracker untuk dapat masuk pada sistem yang menjadi targetnya. Hal ini biasa disebut social engineering. Social engineering merupakan tingkatan tertinggi dalam dunia hacking maupun cracking. Biasanya orang yang melakukan social engineering akan menyamar sebagai orang yang memakai sistem dan lupa password, sehingga akan meminta kepada orang yang memiliki hak akses pada sistem untuk mengubah atau mengganti password yang akan digunakan untuk memasuki sistem tersebut.

4) Keamanan dalam Operasi

Merupakan salah satu prosedur untuk mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan sistem keamanan pasca serangan. Dengan demikian, sistem tersebut dapat berjalan baik atau menjadi normal kembali. Biasanya para penyerang akan menghapus seluruh log-log yang tertinggal pada sistem target (log cleaning) setelah melakukan serangan.

Firewall atau tembok-api adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Tembok-api umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar ataupun pencuri data lainnya, Disamping itu Firewall merupakan suatu cara/sistem/mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware, software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi, baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya.

Firewall merupakan suatu cara atau mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware, software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi, baik  dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation, server, router, atau local area network (LAN). 

Penggunaan firewall secara umum di peruntukkan untuk melayani :

  1. mesin/computer setiap individu yang terhubung langsung ke jaringan luar atau internet dan menginginkan semua yang terdapat pada komputernya terlindungi.
  2. Jaringan komputer yang terdiri lebih dari satu buah komputer dan berbagai jenis topologi jaringan yang digunakan, baik yang di miliki oleh perusahaan, organisasi dsb.
Firewall adalah sebuah pembatas antara suatu jaringan lokal dengan jaringan lainnya yang sifatnya publik  sehingga setiap data yang masuk dapat diidentifikasi untuk dilakukan penyaringan sehingga aliran data dapat dikendalikan untuk mencegah bahaya/ancaman yang datang dari jaringan publik  seperti ilustrasi berikut,



Firewall juga dapat memantau informasi keadaan koneksi untuk menentukan apakah ia hendak mengizinkan lalu lintas jaringan. Umumnya hal ini dilakukan dengan memelihara sebuah tabel keadaan koneksi (dalam istilah firewall: state table) yang memantau keadaan semua komunikasi yang melewati firewall. Secara umum Fungsi Firewall adalah untuk:
  1. Mengatur dan mengontrol lalu lintas.
  2. Melakukan autentikasi terhadap akses.
  3. Melindungi sumber daya dalam jaringan privat.
  4. Mencatat semua kejadian, dan melaporkan kepada administrator
Jenis Firewall dapat dikelompokan menjadi empat yakni:
  1. Personal Firewall didesain untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki. Firewall jenis ini akhir-akhir ini berevolusi menjadi sebuah kumpulan program yang bertujuan untuk mengamankan komputer secara total misalnya : Microsoft Windows Firewall
  2. Network ‘‘’’Firewall didesain untuk melindungi jaringan secara keseluruhan dari berbagai serangan. Umumnya dijumpai dalam dua bentuk, yakni sebuah perangkat terdedikasi atau sebagai sebuah perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sebuah server. Misalnya :   Internet Security and Acceleration Server (ISA Server), Cisco PIX
  3. IP Filtering Firewall : Sebuah IP Filtering firewall bekerja pada level paket
  4. Proxy Server :  Cara kerja proxy server, terlihat saat user terhubung dengan proxy server dengan perangkat lunak client, proxy server akan menduplikasi komunikasi tersebut.

CARA KERJA FIREWALL
  1. Menutup traffic yang datang (incoming network traffic) berdasarkan sumber atau tujuan dari traffic tersebut : memblok incoming network traffic yang tidak diinginkan adalah fitur yang paling umum yang disediakan oleh firewall.
  2. Menutup traffic yang keluar (outgoing network traffic) berdasarkan sumber atau tujuan dari traffic tersebut : Firewall juga bisa menyaring traffic yang yang berasal dari jaringan internal ke Internet, misalnya ketika kita ingin mencegah user dari mengakses situs-situs porno.
  3. Menutup traffic berdasarkan kontennya: Firewall yang lebih canggih dapat memonitor traffic dari konten-kontent yang tidak di inginkan, misalnya firewall yang didalamnya terintegrasi antivirus ia dapat mencegah file yang terinveksi oleh virus masuk ke komputer atau jaringan komputer internal yang kita miliki
  4. Melaporkan traffic di jaringan dan kegiatan firewall  : Ketika memonitor traffic jaringan dari dan ke Internet, yang juga penting adalah mengetahui apa yang dikerjakan oleh firewall, siapa yang mencoba membobol jaringan internal dan siapa yang mencoba mengakses informasi yang tidak layak dari Internet.

Tindakan yang harus dilakukan oleh pengguna sistem komputer agar keamanan sistem komputer dapat terjaga

1. Protect with passwords
Banyak serangan cyber yang berhasil meretas karena kata sandi (password) yang lemah. Semua akses ke jaringan maupun data, sangat sensitif dan harus dijaga dengan nama pengguna dan kata kunci yang unik. Sandi yang kuat berisi angka, huruf dan simbol. Disarankan untuk setiap pengguna menggunakan kata sandi yang unik.

2. Design safe systems
Batasi akses ke infrastruktur teknologi Anda untuk mencegah mudahnya peretas dan pencuri merusak sistem Anda. Hilangkan akses yang tidak perlu ke hardware maupun software Anda, dan batasi hak akses pengguna hanya untuk peralatan dan program yang dibutuhkan saja. Bila memungkinkan, gunakan juga alamat email, login, server dan nama domain yang unik bagi setiap pengguna, kelompok kerja maupun departemen.

3. Conduct screening and background checks
Melakukan skrining dan pemeriksaan latar belakang pada karyawan perlu dilakukan. Sama halnya dengan meneliti kredibilitas mereka juga. Pada periode percobaan awal, akses terhadap data sensitif atau jaringan yang mencurigakan yang dilakukan oleh karyawan Anda harus dilarang dan juga dibatasi, agar sistem komputer Anda menjadi aman.

4. Provide basic training
Pelanggaran keamanan yang tak terhitung jumlahnya kerap terjadi sebagai akibat kesalahan dan kecerobohan manusia. Anda dapat membantu dengan membangun budaya perusahaan yang menekankan pada keamanan komputer melalui program pelatihan yang memperingatkan berapa besarnya risiko pada penggunaan kata sandi, jaringan, program dan perangkat yang ceroboh.

5. Avoid unknown email attachements
Jangan pernah mengklik lampiran email yang tidak dikenal, yang kemungkinan bisa berisi virus komputer. Sebelum membukanya, hubungi pengirim untuk mengkonfirmasi isi pesan. Jika Anda tidak mengenal pengirim tersebut, baiknya Anda menghapus pesan, memblokir akun pengirim yang tidak dikenal, dan memperingatkan orang lain untuk melakukan hal yang sama.

6. Hang up and call back
Jika Anda menerima panggilan dari orang yang tidak dikenal yang tiba-tiba ingin memberikan hadiah dan berpura-pura hadiah itu diberikan oleh perwakilan dari bank atau mitra lainnya, segera akhiri panggilan yang tidak dikenal tersebut. Kemudian hubungi kontak langsung ke organisasi tersebut, atau salah satu nomor call centernya untuk mengkonfirmasi bahwa panggilan yang Anda terima tersebut sah/tidak.

7. Think before clicking
Untuk menghindari penipuan yang terjadi melalui email yang meminta informasi nama pengguna, kata sandi atau informasi pribadi, Anda harus mempertimbangkannya kembali agar Anda tidak terdorong ke sebuah situs web palsu yang mendorong calon korban untuk memasukkan data mereka sendiri.

8. Use a virus scanner, and keep all software up-to-date
Baik Anda bekerja di rumah atau di jaringan kantor, disarankan untuk menginstal antivirus pada PC Anda. Banyak penyedia jaringan sekarang menawarkan aplikasi antivirus secara gratis. Di samping itu, menjaga perangkat lunak agar terus up-to-date juga mampu mencegah virus masuk dan membuat keamanan sistem komputer Anda terjaga.

9. Keep sensitive data out of the cloud
Cloud computing menawarkan banyak manfaat dan penghematan biaya kepada bisnis Anda. Namun layanan semacam itu juga dapat menimbulkan ancaman tambahan karena data ditempatkan di server jarak jauh yang dioperasikan oleh pihak ketiga yang mungkin memiliki masalah keamanan tersendiri.

10. Stay paranoid
Rusak atau robek semua hal termasuk dokumen dengan nama perusahaan, alamat dan informasi lainnya, termasuk logo vendor dan bank yang sedang ingin berurusan dengan Anda. Jangan pernah meninggalkan laporan yang bersifat penting dan sensitif di meja Anda. Ubah juga kata sandi secara teratur dan sering, terutama jika Anda membaginya dengan rekan kerja Anda. Hal ini sangat penting Anda lakukan, untuk membuat keamanan sistem komputer Anda terjaga.

Sabtu, 09 Oktober 2021

ERA DESAIN GRAFIS | SKKNI PROFESI DESAIN GRAFIS

 DESAIN GRAFIS

Pengertian Desain Grafis

    Graphic Design atau Desain Grafis adalah Suatu cara berkomunikasi yang fungsinya sama seperti bahasa namun tidak menggunakan kata-kata, tetapi menggunakan gambar/visual.

Era Desain Grafis

    Desain grafis pada era yang sangat modern ini sudah berubah menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam dunia perekonomian maupun perindustrian dunia.

    Jika kita berbicara mengenai sejarah desain grafis pasti sangat jarang sekali orang-orang bahkan terutama desainer grafis sendiri jarang yang mengetahui. Jika di telusur sudah ada di zaman-zaman era primitif pada zaman dahulu. Hal ini bisa di buktikan dengan peninggalan peradaban kuno manusia dalam bentuk arsitektur (bangunan). Symbol-simbol atau pictograf, maupun tulisan (ideograf) yang biasanya berbentuk prasasti. Untuk mengkomunikasikan sesuatu pada zaman dahulu orang menggunakan gambar. Seperti peninggalan manusia primitif berupa coretan di dinding goa. Adapun Era Desain Grafis: 

Victorian




        Gaya desain grafis Victorian berkembang sejak tahun 1820-an hingga tahun 1900 di Amerika, Inggris dan sebagian besar benua Eropa. Gaya ini muncul karena reaksi seniman atas akibat yang ditimbulkan oleh revolusi industri. Memang di lain pihak, revolusi industri di Inggris mendatangkan berkah namun juga memunculkan akibat meningkatnya kriminalitas, urbanisasi dan orang kaya baru (kaum borjuis/borgeouis). Mereka kemudian mencari gaya dari masa lalu dengan membandingkan pada seni dan arsitektur jaman Gothic. Setelah peristiwa Pameran Raya tahun 1851, masyarakat semakin berminat pada ornamentasi bentuk-bentuk bersejarah. Selera masyarakat beranggapan bahwa bentuk-bentuk yang cenderung gemuk akan menimbulkan efek yang menyenangkan mata.


Arts & Crafts

    Arts and Craft muncul sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap Victorian yang dianggap sudah terlalu tradisional dan ketinggalan zaman. Selain itu Victorian juga miskin nilai-nilai estetis karena sifat-sifatnya yang natural dan apa adanya. Maka Arts and Craft muncul dengan pelopornya William Morris, mengusung gaya ilustrasi yang kaya akan seni decorative yang memiliki nilai craftmenship tinggi.

    Arts and Crafts movement adalah sebuah pergerakan internasional dalam seni murni dan dekoratif yang bermula di Inggris yang kemudian menyebar luas di Eropa hingga Amerika Utara sekitar tahun 1880 hingga 1910, yang kemudian muncul kembali di Jepang pada tahun 1920-an.

    Gaya desain ini dibuat menggunakan bentuk sederhana dan sering menampilkan kesan abad pertengahan, dan kesan romantis dengan lebih menekankan penggunaan tekstur dan ilustrasi tipografi.

    Gaya desain ini memiliki pengaruh yang kuat di bidang seni Eropa sebellum digantikan oleh Art Nouveau dan Art Deco, sampai akhirnya dua gaya itu juga tergeser oleh gaya desain yang lebih modern pada tahun 1930-an. Ciri dan karakteristik utama dari Arts And Crafts Style adalah bentuk yang sederhana, ilustrasi tipografi, penggunaan tekstur yang banyak.


Art Nouveau


    Art Nouveau merupakan lanjutan dari aliran desain Arts and Craft. Gaya desain Art Nouveau ditemukan dalam perlawanan seniman William Morris dengan komposisi yang berantakan. Kebangkitan dan kecenderungan abad ke-19 serta berbagai teorinya yang membantu memulai gerakan seni dan kerajinan. William Morris adalah seorang desainer tekstil, dan ide-idenya tentang desain dan seni. Salah satu karya paling awal dari Art Nouveau adalah Red House of Morris tahun 1859. Nama Art Nouveau diambil dari sebuah galeri untuk dekorasi interior yang dibuka oleh Siegfried Bing di Paris di tahun 1895 yang bernama "Maison de I'Art Nouveau".


    Gerakan Art Nouveau juga mengambil banyak inspirasi dari pelukis Pre-Raphaelite seperti Edward Burne-Jones dan Dante Gabriel Rossetti. Ideologi Pra-Raphaelite berkaitan dengan reformasi dunia seni. Menolak gaya mekanistik yang diadopsi oleh Mannerisme.
Selain itu, pameran tahunan yang diselenggarakan masyarakat tahun 1888 telah membantu menyebarkan Art Nouveau. Salah satunya, majalah The Studio (1893) yang sangat membantu menyebarkan Art Nouveau hingga ke Eropa.


Early Modern


    Pada dekade 1870-an hingga 1890-an adalah masa di mana industri mengalami kemajuan yang pesat. Dengan begitu, dunia periklananpun turut berkembang juga. 

    Early Modern tercipta ketika para seniman meninggalkan kebiasaan mereka dan mencoba bereksperimen untuk menciptakan Style desain dan filosofi desain baru yang akan mempengaruhi semua desainer grafis di seluruh dunia. Early Modern memiliki bentuk geometris yang lebih minimalis dengan di dominasi oleh foto dan lebih sedikit ilustrasi.

Style desain ini adalah awal dari perubahan desain grafis ke arah yang lebih modern. Ringkasan ciri dari Early Modern Adalah :
  • Bentuk geometris
  • Lebih minimalis
  • Desain lebih bersih
  • Lebih menekankan penggunaan foto dengan sedikit ilustrasi

Expressionism Modern


    Pada era ini terdiri dari beberapa kelompok yaitu futurism,Vorticism dan Constructivism Pada gaya desain futurism pemunculan pertamanya adalah pada surat kabar Perancis Le Figaro (20 Pebruari 1909), menampilkan gabungan antara nasionalisme, militerisme Italia dan penyembahan terhadap kecepatan, yang diekspresikan melalui figur alat transportasi mobil dan pesawat terbang. 

    Pada gaya desain Constructivism muncul pada gerakan seni Rusia yang radikal yang berkembang menjelang Revolusi Bolshevik tahun 1917. Dalam rangka ikut memperbaiki peran seniman dan memberikan kontribusi pada ‘kontruksi’ untuk sebuah negara komunis yang baru, sekelompok seniman menolak konsep ‘seni untuk seni’, yang mana konsep ini yang menjadi dasar dari gerakan Suprematisme.


Art Deco


    Art Deco adalah gaya hias yang lahir setelah Perang Dunia I dan berakhir sebelum Perang Dunia II yang banyak diterapkan dalam berbagai bidang, misalnya eksterior, interior, mebel, patung, poster, pakaian, perhiasan dan lain-lain dari 1920 hingga 1939, yang memengaruhi seni dekoratif seperti arsitektur, desain interior, dan desain industri, maupun seni visual seperti misalnya fashion, lukisan, seni grafis, dan film. 

    Gerakan ini, dalam pengertian tertentu, adalah gabungan dari berbagai gaya dan gerakan pada awal abad ke-20, termasuk Konstruksionisme, Kubisme, Modernisme, Bauhaus, Art Nouveau, dan Futurisme. Popularitasnya memuncak pada 1920-an. Meskipun banyak gerakan desain mempunyai akar atau maksud politik atau filsafati, Art Deco murni bersifat dekoratif. Pada masa itu, gaya ini dianggap anggun, fungsional, dan ultra modern.


Post-Modernisme



    Setelah Bauhaus ditutup Hitler (1933), International style menjadi gaya yang dominan dalam dunia seni dan desain. Namun tahun 1960an ahli filsafat dan ilmu sosial menularkan paham posmodern dalam seni rupa, arsitektur dan desain. ‘Post’ dalam upaya mengkritik modernisme dimunculkan tahun 1965 oleh Leslie Fiedler (Post-male, Post White).

    Tahun 1980-an, istilah postmodernisme diterapkan sebagai gaya internasionalyang khas yang bukan berdasarkan pada dogma tapi berdasarkan pertemuan beraneka teori dan praktek dari para desainer di seluruh dunia.

Desain postmodernisme mempunyai ciri: 
  • geometri gerak yang suka bermain-main yang menampilkan bentuk-bentuk yang mengapung,
  • titik dan garis yang ditempatkan secara acak ,mempunyai banyak lapisan dan gambar yang tidak lengkap, 
  • keselarasan warna-warna yang menyenangkan, 
  • tipografi dengan spasi antar huruf (letterspace) yang bertentangan dan selalu berhubungan dengan sejarah seni dan desain. 

Hardware dan Software untuk Pemodelan Desain Grafis



Hardware

    1. VGA Card

    VGA Card atau juga dikenal sebagai kartu grafis merupakan perangkat keras yang digunakan sebagai pengolah data dalam bentuk grafis lalu hasilnya akan ditampilkan melalui layar monitor Anda. Desainer grafis memerlukan VGA Card minimal kelas menengah agar tampilan grafik yang diberikan lebih akurat dan teliti.

    2. CPU

    CPU atau lebih spesifik prosesor merupakan hardware yang sangat penting diperhatikan oleh seorang desainer grafis.

    Saat ini berbagai aplikasi pengolah gambar memerlukan spesifikasi CPU yang cukup tinggi, bahkan apabila Anda seoarang 3D animator maka sudah tentu wajib menggunakan prosesor yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.

    3. RAM

    RAM merupakan hardware yang sangat penting untuk menyimpan aplikasi atau data untuk aplikasi serta projek desain grafis. 

    4. MotherBoard

    Motherboard berfungsi sebagai papan utama yang menyediakan konektivitas listrik dan media bertempatnya komponen komputer.

    5. Mouse

    Alat ini sangat penting dalam pembuatan sketsa karena dibutuhkan mouse yang memiliki keakuratan tinggi serta presisi.

    6. Drawing Tablet

    Fungsi alat ini sebagai perangkat input dengan prinsip kerja seperti menggambar pada buku gambar yang dilengkapi stylus pen sebagai pensil gambar.

    7. Scanner

    Alat ini digunakan untuk mengubah gambar dalam bentuk hardcopy menjadi gambar digital yang dapat ditampilkan di layar monitor komputer.

    8. Printer

    Jika sebelumnya adalah piranti input dan processing, printer merupakan salah satu piranti output.
Printer yang memiliki kualitas bagus akan memberikan hasil warna yang serupa dengan soft-filenya serta ketajaman yang baik.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Software

    1. Adobe Illustrator 

    Adobe Illustrator adalah perangkat lunak desain grafis berbasis grafik vektor. Berfungsi untuk membuat desain situs web, logo merek, permainan video, dan cetak.

    2. Adobe Photoshop

    Adobe Photoshop untuk mengedit foto, citra (image), dan desain grafis. Berfungsi untuk mendesain website, poster, ikon, aplikasi ponsel, dan banner. Serta membuat ilustrasi, karya seni 3D, dan lukisan.

    3. Adobe InDesign

    Adobe InDesign biasanya untuk membuat desain dan layout halaman. Digunakan dalam pembuatan dan publikasi dokumen media cetak dan digital. Untuk merancang poster, brosur, alat tulis, selebaran, laporan, dan majalah. Contoh eBook, PDF, dan majalah digital.

    4. Corel Draw

    Secara fungsi dan kegunaan, Corel Draw memiliki perbedaan kentara dengan Photoshop. Corel Draw lebih unggul pada kemudahannya dalam membuat karya visual seperti logo, poster, banner, bahkan undangan pernikahan sekali pun. Software desain grafis yang satu ini memiliki fungsi utama sebagai pembuat atau pengolah gambar dengan basis vector.


SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) yang terkait dengan Profesi Desain Grafis



Menimbang : 

Bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 14 peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.21|MEN/X/2007 tentang Tata cara penetapan standar Kompetensi Kerja Nasional lndonesia, perlu menetapkan Keputusan Menteri tentang Penetapan Rancangan standar Kompetensi kerja NasionaI lndonesia sektor Komunikasi dan Informatika sub sektor Teknologi dan Informatika Bidang Desain Grafis menjadi standar Kompetensi kerja Nasional Indonesia.


Memutuskan:

Kesatu : 
Rancangan standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia sektor Komunikasi dan Informatika sub sektor Teknologi dan Informatika bidang Desain Grafis menjadi standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Lampiran dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
Keputusan Menteri ini.

Kedua : 
Standar Kompetensi kerja Nasional Indonesia sebagaimana Dimaksud dalam Diktum KESATU berlaku secara nasional dan menjadi acuan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan profesi serta uji kompetensi dalam rangka sertifikasikompetensi.

Ketiga :
Standar Kompetensi kerja Nasional indonesia sebagaimanadimaksud dalam Diktum KESATU pemberlakuannyaditetapkan oleh Menteri komunikasi dan Informasi.

keempat :
Standar Kompetensi kerja Nasional Indonesia sebagaimanadimaksud dalam Diktum KETIGA ditinjau setiap lima tahun atau sesuai dengan kebutuhan.

Kelima : 
Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

IMPLEMENTASI KOMPUTASI | KOMPUTASI MODERN

 IMPLEMENTASI KOMPUTASI 1. Pada Bidang Fisika Dalam fisika, berbagai teori yang berdasarkan permodelan matematika menyediakan prediksi yang ...