Senin, 11 Januari 2021

STARTUP, TRENDING BISNIS

STARTUP POPULAR, SUKSES SERTA PELUANG DAN TEKNOLOGI USAHA


Startup Populer yang Sukses mengikat banyak Pelanggan

Perusahaan yang disebut sebagai startup itu adalah perusahaan yang diprediksikan akan menjadi sebuah perusahaan teknologi besar di Silicon Valley.

Menurut wikipedia , startup adalah sebuah usaha kewiraswastaan yang biasanya merupakan bisnis baru yang tumbuh dengan cepat dan berkembang pesat yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan mengembangkan model bisnis yang layak seputar produk, layanan, proses, ataupun platform yang inovatif.

Startup biasanya merupakan perusahaan yang dirancang untuk secara efektif mengembangkan dan memvalidasi model bisnis yang skalabel. Inti dari startups sendiri umumnya terkait dengan konsep ambisi, inovasi, skalabilitas, dan pertumbuhan.

Biasanya, startup menawarkan produk/jasa yang saat ini belum ditawarkan atau belum terlalu dikenal di pasaran. Di awal pembentukan sebuah startup, biasanya biaya pengeluaran lebih besar daripada pemasukan. Kebanyakan perusahaan startup biasanya disponsori oleh orang lain, perusahaan lain, atau uang pinjaman bank.

Satu hal yang dapat disebut sebagai atribut paling penting dalam sebuah startup adalah kemampuannya untuk bertumbuh. Paul Graham, seorang venture capitalist dan startup accelerator, menjelaskan bahwa fokus sebuah startup adalah pertumbuhan bisnis .

Menurut Paul Graham, startup adalah sebuah perusahaan yang didesain untuk bisa diukur dengan cepat. Fokus dengan pertumbuhan, sebuah startup diharapkan dapat bertumbuh tanpa mempedulikan lokasi geografis. Ini jugalah yang membedakan startup dengan usaha kecil.

Muncul dan menjamurnya startup ini sangat didukung oleh teknologi yang berkembang pesat di zaman sekarang. Hingga saat ini sudah ada beberapa startup Indonesia yang sukses mengembangkan sayap bisnisnya lebar-lebar hingga ke dunia internasional.

GO-JEK

The Journey of a Gojek Jacket. How a team of four engineers came up… | by  Abhinav Rai | Gojek Product + Tech
Kemajuan teknologi informasi sudah berhasil menyentuh dunia bisnis terutama terhadap bisnis secara online. Transportasi online merupakan Starup yang sedang naik daun dan menjadi alternatif baru bagi masyarakat karena efektif dan efisien dalam mengantisipasi kemacetan. Salah satu Starup bidang transportasi online yang berhasil menyandang gelar “Unicorn” adalah Gojek. Gojek merupakan startup pertama di bidang penyedia jasa transportasi online Indonesia yang berkembang pesat setelah meluncurkan aplikasinya pada awal tahun 2015 dan berhasil memantapkan diri sebagai startup pertama asal Indonesia yang mendapat gelar Unicorn pada tangal 4 Agustus 2016 lalu .Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita mengenal apa itu istilah “Unicorn” di bidang starup. Gelar Unicorn merupakan gelar yang dapat diraih apabila suatu startup sudah mencapai nilai valuasi tertentu.

TRAVELOKA

7 Startup Indonesia yang Sukses di Dunia Bisnis Internasional

Untuk orang-orang yang sering bepergian, baik untuk urusan bisnis maupun berlibur, rasanya slogan “Traveloka dulu” sudah tidak asing lagi. Ya, slogan tersebut sukses membuat Traveloka, startup Indonesia yang didirikan Ferry Unardi (CEO), Derianto Kusuma (CTO), dan Albert Zhang (Head of Design) ini, menjadi pilihan utama dalam memesan tiket transportasi pesawat, kereta api, hingga akomodasi seperti hotel dan penginapan lainnya.

Didirikan pada 2012, startup Indonesia ini awalnya melayani pencarian perbandingan harga tiket pesawat dari berbagai situs, hingga pada pertengahan 2013 startup Indonesia ini merambah pelayanan pemesanan tiket pesawat secara mandiri. Setahun kemudian di pertengahan 2014 Traveloka memasuki bisnis pemesanan kamar hotel dan membuat aplikasi yang gratis diunduh di Play Store untuk device berbasis Android dan App Store untuk iOS. Startup Indonesia ini berhasil memperoleh pendanaan dari perusahaan asing ternama seperti East Venture, Expedia, dan beberapa investor lain. Total investasi yang diterimanya hingga kini senilai US$500 juta atau Rp6,75 triliun. Layanan Traveloka kini tidak hanya dapat dinikmati di Indonesia, tapi juga negara-negara Asia Tenggara lain seperti Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura.

TOKOPEDIA

Tokopedia Umumkan Pendanaan Baru 1,1 Miliar USD

Tokopedia pertama kali didirikan oleh dua sekawan, William Tanuwijaya sebagai CEO dan Leontinus Alpha Edison sebagai CTO dan COO pada 6 Februari 2009. Pada 17 Agustus 2009, situs Tokopedia(dot)com resmi meluncur.

Seiring berjalannya waktu, suntikan dana dari Alibaba pada 2017 lalu membawa Tokopedia menjadi startup unicorn. Butuh waktu delapan tahun bagi Tokopedia untuk mencapai status tersebut.

Jumlah pengguna aktif bulanan Tokopedia sudah mencapai 90 juta per Agustus 2019. Sementara untuk jumlah penjual di Tokopedia kini ada 6,4 juta merchant. Nilai valuasi Tokopedia diprediksi mencapai 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 97 juta.

BUKALAPAK

Status Unicorn Tak Jadi Jaminan, Bukalapak Akhirnya Pangkas Karyawan

Bukalapak merupakan salah satu startup e-commerce di Indonesia yang mendapatkan gelar unicorn. Startup ini didirikan oleh Achmad Zaky bersama dua orang temannya, Nugroho Herucahyono dan Fajrin Rasyid, pada tahun 2010.

Kala itu, mereka membaca peluang yang berpotensi untuk mengembangkan situs web toko online yang kini dikenal dengan e-commerce. Kejeliannya itu akhirnya membuahkan hasil dengan Bukalapak menjelma menjadi salah satu startup dengan gelar unicorn pada tahun 2018.

Hingga usianya yang ke-10 tahun ini, jumlah pengguna aktifnya sudah mencapai lebih dari 70 juta dan kunjungan aplikasi Bukalapak mencapai 42 juta kali per bulan. Nilai valuasi Bukalapak diduga sudah mencapai 2,5 miliar dolar AS atau Rp 34 triliun.

OVO

Strategi OVO Menjadi Unicorn Kelima di Indonesia

Startup di bidang e-wallet, OVO, resmi menyandang status unicorn pada tahun 2019 lalu. OVO sendiri disebutkan sebagai aplikasi pembayaran seluler yang dibuat oleh LippoX pada 2017.

Kabar status unicorn OVO pertama kali muncul dari data perusahaan penyedia platform analisis dan machine intelligence, CB Insights, yang punya daftar kumpulan startup yang sudah meraih gelar unicorn.

Dalam daftar tersebut, ada nama startup OVO. Ada tiga investor yang telah bergabung dengan OVO, yakni Grab, Tokopedia, dan Tokyo Century Corporation. Valuasi OVO disebut telah mencapai 2,9 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 40 triliun per Oktober 2019.

JD.id

Dikabarkan akan Dapat Dana dari Go-Jek, JD.ID Nyusul Jadi Unicorn

JD.id menjadi startup Indonesia keenam yang bergelar status unicorn. Valuasi startup e-commerce itu dikabarkan telah melampaui 1 miliar dolar AS.

Kabar JD.id telah bergelar unicorn datang dari laporan DailySocial. Manajemen JD.id pun membenarkan kepada kumparan, bahwa valuasi perusahaan mereka telah mencapai 1 miliar dolar AS sejak tahun 2019 lalu.

Namun, JD.id tidak menyebut rincian valuasi perusahaan saat ini. Diketahui, status unicorn JD.id didapatkan setelah menggelar joint venture dengan beberapa perusahaan lain, termasuk Gojek.

JD.id pertama kali mulai beroperasi di Indonesia pada November 2015. Berdasarkan data CrunchBase, saat ini bisnis JD.id berkembang sangat pesat. Jumlah produk yang menawarkan pertumbuhan cepat kurang dari 10 ribu pada tahun 2015, menjadi sekitar 100 ribu pada akhir 2016.

JD.id juga menyediakan layanan pengiriman yang mencapai 365 kota di seluruh Indonesia dengan ribuan armada yang siap mengirimkan langsung ke pelanggan mereka.

Trending topic yang berkembang saat ini sebagai peluang usaha, Teknologi dan Manfaatnya

1. Bisnis Toko Online Shop

Bisnis Online : Antara Marketplace Vs Online Shop - SEO Anak Sholeh


Bisnis toko online juga termasuk usaha yang menjanjikan dengan modal kecil, berangkat dari mendaftar dan membuka toko online yang gratis.

Anda dapat menjual apapun di sana, jangkauan pasar pun sangat luas. Saat ini sudah banyak cerita sukses dengan adanya online shop.

Barang-barang dari hobi bisa dijual, bahkan barang yang didapat dari pasar tradisional seperti pernak pernik atu sandal sepatu bisa dijul di online shop dengan harga yang lebih tinggi, ongkos kirim juga ditanggung pembeli.

Manfaat bisnis online:
  • Tidak Terbatas Ruang dan Waktu.
  • Biaya Pemasaran Lebih Murah.
  • Kemudahan Memilih Target Pasar.
  • Organisasi Lebih Mudah dan Sederhana.
  • Kemudahan Mengelola Barang.
  • Pelayanan Lebih Fokus.
  • Riset Pasar Lebih Mudah.
  • Membangun Hubungan Yang Lebih Efektif.

2. Kursus Online

Tipe: Bisnis: Rumahan
Jenis Bisnis: Online
Modal: Kecil

Memulai bisnis kursus online tentu sebuah pilihan tepat. 

Membangun sebuah kursus reguler membutuhkan tempat khusus dan berbagai keperluan lainnya. Persiapannya banyak dan persaingan usahanya pun masih cukup sengit. 

Kursus online berbeda. Selain Anda bisa memulai bisnis tersebut dari rumah, jenis keahlian yang bisa ditawarkan pun beragam. Kursus yang umum ditemui tentu terkait dengan bahasa asing maupun mata pelajaran sekolah lainnya. Sebenarnya tidak hanya itu. 
Peluang Usaha Kursus di Amimonozone
Peluang Usaha Kursus di Amimonozone
Contohnya, Amimono. Website tersebut menawarkan kursus merajut online. Berbagai skil merajut mulai dari knitting, crochet hingga yubiami bisa didapatkan ketika mengikuti kelas yang ditawarkan. 


3.  Usaha Rental Mobil

Tipe: Bisnis: Reguler
Jenis Bisnis: Offline/Online
Modal: Menengah – Besar

Bisnis sewa mobil mungkin sudah banyak  ditemui. Modal awal yang dibutuhkan pun tidak sedikit. Jadi, mungkin tidak begitu tertarik mencobanya. 

Namun, Anda bisa mengambil inspirasi dari Aldi Febian Mahabian, seorang pengusaha rental mobil. Cerita pebisnis ini menunjukkan bahwa untuk memulai bisnis, kreativitas merupakan faktor kunci, tidak melulu modal. 

Saat itu sebagai sopir mobil rental, ia menemukan peluang usaha bahwa masyarakat menginginkan seorang sopir yang berpenampilan baik dan berwawasan luas. Menggunakan Twitter, ia mulai mempromosikan “jasa sewa driver good looking”.

Lambat laun, kliennya semakin banyak. Dengan sistem bagi hasil, bisnisnya semakin berkembang. Penghasilan yang ia terima tiap bulan pun bisa mencapai hingga Rp78 juta.
Halaman Depan Driveid
Halaman Depan Driveid
Bisnis rental mobil ini terbukti tidak hanya bisa dilakukan offline saja, namun bisa secara online seperti yang ditunjukkan oleh drive.id.

4.  Wedding Organizer

Tipe: Bisnis: Reguler/Rumahan
Jenis Bisnis: Offline/Online
Modal: Kecil – Menengah

Setiap pasangan calon pengantin ingin momen spesialnya berlangsung sempurna. Oleh karena itu, seorang wedding organizer selalu dibutuhkan untuk mengatur rangkaian acara.

Dari sisi bisnis, ini tentu peluang usaha yang baik. 

Jangan dulu beranggapan bahwa bisnis ini sudah tidak prospek seiring bertambahnya jumlah wedding organizer. Faktanya, nilai industri dari bisnis pernikahan di tahun ini saja mencapai Rp500 triliun.

Sekali lagi, kreativitas Anda dalam mengenali pasar menjadi kunci. Inilah yang dicontohkan oleh Fitri Aulia Abdullah yang menawarkan jasa wedding organizer dengan konsep syar’i.

Peluang Usaha Wedding Organizer Syari
Peluang Usaha Wedding Organizer Syari
Apakah modal yang dibutuhkan sangat besar? Tidak juga. Fitri mengaku memulai bisnis tersebut tanpa modal. Seorang wedding organizer lain bernama Yupitirani menggunakan modal Rp3 juta untuk memulai bisnis ini. 

5. Kerajinan Tangan

Tipe: Bisnis: Reguler/Rumahan
Jenis Bisnis: Offline/Online
Modal: Kecil – Menengah

Keterampilan dalam mengolah suatu bahan menjadi kerajinan tangan bisa menjadi bisnis yang menjanjikan. 

Anda pun tak harus memulainya dengan modal besar. Dengan beberapa ratus ribu saja, Anda sudah bisa memulainya. Yang paling penting, ketekunan dan kejelian melihat peluang usaha. 

Begitulah pesan yang bisa diambil dari I Nyoman Gede Sumaartha, seorang pengusaha kerajinan tangan asal Bali. Mengawali usaha dari menjual produk orang lain, ia merasa mutu bahan dari supplier-nya kurang berkualitas. Maka, ia berinisiatif untuk menciptakan produknya sendiri demi menjamin kepuasan pelanggannya. 

Produk ciptaannya terbukti sangat disukai bahkan diekspor hingga ke luar negeri. Berapa omzet bisnisnya per bulan? Mencapai Rp700 juta. 
Peluang Usaha Kerajinan Tangan
Peluang Usaha Kerajinan Tangan

Anda juga bisa belajar dari kesuksesan Yanis Gallery asal Yogyakarta yang merambah pasar ekspor dengan menggunakan website sebagai media promosi. Berbagai penghargaan pun diraih berkat ketekunan mereka di bisnis tersebut. 




sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

IMPLEMENTASI KOMPUTASI | KOMPUTASI MODERN

 IMPLEMENTASI KOMPUTASI 1. Pada Bidang Fisika Dalam fisika, berbagai teori yang berdasarkan permodelan matematika menyediakan prediksi yang ...