Rabu, 02 Desember 2020

DEMOKRASI DIGITAL DAN MEDIA TRADISIONAL

DEMOKRASI DIGITAL DAN MEDIA TRADISIONAL 




DEMOKRASI DIGITAL

Demokrasi digital secara sederhana adalah aktivitas politik yang menggunakan saluran digital, terutama web 2.0, sebagai bentuk partisipasi politik atau penggalangan dukungan publik (Wilhem, 2003).

Demokrasi digital memiliki beberapa sifat di antaranya adalah: sifatnya yang interaktif; proses interaktif mengandaikan adanya komunikasi yang bersifat resiprokalitas, semua warga negara bisa berdialog secara interaktif.

Lalu lewat demokrasi digital juga dijamin Kebebasan berbicara; sehingga pengguna internet  atau teknologi informasi dapat mengekspresikan dirinya tanpa kontrol yang signifikan dari penguasa. Setiap warga negara misalnya bisa secara diskursif mengetengahkan gagasan-gagasannya yang paling gila sekalipun. Selain itu terbentuknya komunitas virtual yang peduli terhadap kepentingan publik dan komunikasi global  yang tidak terbatas pada satu negara-bangsa. Lewat demokrasi digital juga informasi atau kajian politik dapat diproduksi secara bebas dan disebarkan ke ruang publik virtual untuk diuji.
Grossman menulis tentang sinergi antara media (web 2.0) dan demokrasi yang mewujud dalam demokrasi digital (digital democracy).

PENGGUNAAN MEDIA ELEKTRONIK PADA MEDIA DIGITAL

Adapun salah satu contoh penggunaan media elektronik pada media digital saat ini yaitu sebagai media pembelajaran. 

Dalam ranah pendidikan, media memiliki banyak fungsi selain menyampaikan sebuah pesan atau informasi. Khususnya media elektronik dalam proses kegiatan belajar mengajar. Mengingat perkembangan zaman yang sangat pesat beriringan dengan meningkatnya Ilmu Pengetahuan Teknologi (Iptek). Alangkah baiknya tenaga didik maupun peserta didik memanfaatkan teknologi sebaik mungkin, dimana teknologi itu sendiri memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran. Adapun penggunaan media elektronik memiliki peranan penting dalam pembelajaran yaitu :

  1. Meningkatkan Kualitas Belajar

Media yang disusun dengan bantuan perangkat elektronik dapat menyampaikan informasi yang dapat didengar (audio) dan dapat dilihat (visual), sehingga proses pembelajaran jauh lebih menarik dan tidak membosankan. Siswa yang hanya mendengarkan pelajaran saja mungkin sudah dapat menerima dan memahami materi pelajarannya dengan baik, tetapi bila pemahaman itu diperkaya dengan kegiatan melihat, mendengar dengan suara, menyentuh dan merasakan, atau mengalami langsung melalui media pembelajaran, pemahaman mereka terhadap isi pelajaran pasti akan lebih baik lagi.

    2. Pembelajaran Menjadi Lebih Interaktif

Penyampaian materi dapat diseragamkan, melalui bantuan media, penjelasan yang  beragam ini dapat disampaikan kepada siswa secara seragam . Media yang dirancang dan dipilih dengan tepat, dapat membantu guru dan siswa melakukan komunikasi dua arah secara aktif.


    3.Menghemat Waktu

Lama waktu pengajaran yang diperlukan dapat dipersingkat, karena kebanyakan media hanya memerlukan waktu yang lebih sedikit untuk mengantarkan pesan-pesan dan isi pelajaran dalam jumlah banyak dan kemungkinannya lebih dapat diserap oleh siswa;

    4.Proses Pembelajaran Fleksibel

Melalui media elektronik proses belajar dapat terjadi di mana saja dan kapan saja mereka mau, tanpa tergantung pada keberadaan seorang guru ataupun bisa secara daring. Di zaman sekarang ini sudah banyak aplikasi-aplikasi yang dapat membantu proses pembelejaran.

    5.Pembelajaran Lebih Produktif

Peran guru dapat berubah ke arah yang lebih positif dan produktif. Guru tidak perlu mengulang-ulang penjelasan kepada para siswanya karena mengunakan media. Guru dapat memusatkan perhatian kepada aspek penting lain dalam proses belajar mengajar, misalnya membangkitkan motivasi siswa.



CONTOH KASUS PENGGUNAAN DEMOKRASI DIGITAL

1.   Fenomena yang sangat menarik, sebagai contoh, dalam sejarah kontemporer demokrasi dunia dan media tentu saja kampanye Barack Obama yang menggunakan web 2.0, seperti YouTube, MySpace dan terutama Facebook untuk menarik donasi dari pendukungnya. Obama mendapatkan dana kampanye sebesar 454 juta dollar Amerika Serikat (AS) dan menghabiskan 377 juta dollar AS, tertinggi dalam sejarah Amerika dan dunia. Dari jumlah itu, sebanyak 95 persen dari situs jejaring sosial (Kompas, 1 November 2007).

Dalam sejarah demokrasi Indonesia, fenomena facebookers adalah yang pertama dan yang sangat signifikan, khususnya sebagai bentuk partisipasi politik masyarakat. Ada dua contoh kasus yang mengemuka yaitu dukungan facebookers terhadap Prita Mulyasari terkait masalah dengan RS Omni Tengerang dan Gerakan 1.000.000 facebookers yang mendukung Bibit-Chandra yang mencapai lebih dari 1 juta pendukung. Harian Media Indonesia pada edisi 8 November 2009 menjadikannya headline.
Perlu diketahui, berdasarkan data resmi Facebook akhir Desember 2009, Indonesia, dengan jumlah pengguna 14.681.580 berada di posisi nomer empat di bawah Amerika, Inggris, dan Turki, tetapi dengan perkembangan yang paling pesat di bandingkan empat negera tersebut. Pada pertengahan tahun ini, bukan tidak mungkin Indonesia menduduki peringkat kedua mengingat jumlah penduduk kita lebih banyak dari Inggris.


2.   Miriam Budiardjo (2008), mengutip Samuel P Huntington dan Joan M Nelson, mengatakan, “Partisipasi politik adalah kegiatan warga yang bertindak sebagai pribadi-pribadi, yang dimaksudkan untuk memengaruhi pembuatan keputusan oleh pemerintah”. Partisipasi politik masyarakat bisa dibagi menjadi dua. Pertama, partisipasi yang otonom (autonomous participation). Kedua, partisipasi yang dimobilisasi (mobilized participation). Partisipasi masyarakat demokrasi digital bisa masuk dua kategori tersebut. Hal ini karena ajakan (cause) dalam internet (Facebook) bersifat otonom meski pada awalnya dimobilisasi, seperti Gerakan 1.000.000 facebookers yang mendukung Bibit-Chandra yang dilakukan Usman Yasin, seorang dosen Universitas Bengkulu.

Yang menjadi pertanyaan kemudian, seberapa efektif partisipasi politik masyarakat demokrasi digital melalui dunia maya itu. Memang cukup susah menentukan, apakah bantuan teknologi tersebut efektif atau tidak. Apakah ingar-bingar tuntutan pembebasan Bibit-Chandra disebabkan dukungan para facebookers yang mencapai angka 1 juta lebih, tertinggi dalam sejarah Indonesia? Atau oleh krusialnya kasus itu terutama karena menyangkut tiga institusi penegak keadilan? Atau oleh tekanan media massa konvensional? Atau juga oleh gerakan yang dibangun oleh lembaga non-pemerintah seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), Transparency International Indonesia, Kontras, dan sebagainya? Atau juga oleh aksi unjuk rasa yang terjadi hampir di semua daerah?

Yang bisa dikatakan di sini adalah semua itu bisa menjadi penyebab yang terjadi secara simultan dan dinamis. Setiap satuan penyebab saling memengaruhi dan menjadi pemicu-penyebab. Yang jelas partisipasi masyarakat demokrasi digital juga ikut membentuk arus opini publik dalam ruang publik cyber.

Sebagai perbandingan, partisipasi politik masyarakat yang lebih matang demokrasinya seperti Amerika Serikat, cenderung bersifat aksi yang terorganisasi dan terfragmen. Dalam arti, meski mereka tidak begitu signifikan partisipasinya dalam pemilihan umum (kecuali kasus pemilihan Obama), mereka membentuk suatu perkumpulan atau organisasi yang lebih solid yang biasanya terfragmen dalam bingkai isu yang spesifik, katakanlah isu lingkungan, perlindungan anak, pelestarian alam, dan sebagainya.

Menurut mereka, partisipasi politik seperti itu lebih efektif dan signifikan ketimbang memberikan suara dan berdemonstrasi. Juga lebih antisipatif dan tidak reaktif karena mereka sudah menguasai masalah dan isu-isu yang berkembang juga cara-cara penanganannya (Gabriel A Almond dan Sidney Verba dalam Budiardjo, 2008).

Dalam kasus masyarakat Indonesia, tidak ada kecenderungan membentuk perkumpulan atau kelompok kepedulian yang modern, sistematis, dan partisipatoris, model partisipasi politik ala facebookers menjadi penting. Terutama sebagai bentuk suara penekan (pressure voice) dari masyarakat bawah.


MEDIA TRADISIONAL

Media tradisional adalah suatu bentuk media lokal dalam suatu komunitas budaya. Keberadaan media ini sudah lama dimanfaatkan oleh komunitas budaya tersebut untuk menjalin interaksi dan komunikasi di antara anggota komunitas itu sebelum kehadiran media massa modern.

selalu ada, karena merupakan bagian dari kebudayaan lisan di Indonesia. Bagi para ibu mendongeng merupakan cara berkomunikasi dengan putra-putri mereka, terutama untuk menanamkan nilai-nilai sosial, yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Di berbagai daerah di Indonesia, media komunikasi tradisional tampil dalam berbagai bentuk dan sifat, sejalan dengan variasi kebudayaan yang ada di daerah-daerah itu. Misalnya, tudung sipulung (duduk bersama), ma’bulo sibatang (kumpul bersama dalam sebuah pondok bambu) di Sulawesi Selatan (Abdul Muis, 1984) dan selapanan (peringatan pada hari ke-35 kelahiran) di Jawa Tengah, boleh dikemukan sebagai beberapa contoh media tradisional di kedua daerah ini. Di samping itu, boleh juga ditunjukkan sebuah instrumen tradisional seperti kentongan yang masih banyak digunakan di Jawa. Instrumen ini dapat digunakan untuk mengkomunikasikan pesan-pesan yang mengandung makna yang berbeda, seperti adanya kematian, kecelakaan, kebakaran, pencurian dan sebagainya, kepada seluruh warga masyarakat desa, jika ia dibunyikan dengan irama-irama tertentu.

Media tradisional dikenal juga sebagai media rakyat. Dalam pengertian yang lebih sempit, media ini sering juga disebut sebagai kesenian rakyat. Dalam hubungan ini Coseteng dan Nemenzo (dalam Jahi, 1988) mendefinisikan media tradisional sebagai bentuk-bentuk verbal, gerakan, lisan dan visual yang dikenal atau diakrabi rakyat, diterima oleh mereka, dan diperdengarkan atau dipertunjukkan oleh dan/atau untuk mereka dengan maksud menghibur, memaklumkan, menjelaskan, mengajar, dan mendidik.

Sejalan dengan definisi ini, maka media rakyat tampil dalam bentuk nyayian rakyat, tarian rakyat, musik instrumental rakyat, drama rakyat, pidato rakyat- yaitu semua kesenian rakyat apakah berupa produk sastra, visual ataupun pertunjukkan- yang diteruskan dari generasi ke generasi (Clavel dalam Jahi, 1988).

Peran Media Tradisional dalam Sistem Komunikasi

Media tradisional mempunyai nilai yang tinggi dalam sitem komunikasi karena memiliki posisi khusus dalam sistem suatu budaya. Kespesifikan tanda-tanda informasi yang dilontarkan dalam pertunjukkan-pertunjukkan tradisional itu maupun konteks kejadian, mengakibatkan orang-orang berasal dari sistem budaya lain sulit menyadari, memahami, dan menghayati ekspresi kesenian yang bersifat verbal, material, maupun musik yang ditampilkan (Compton, 1984).

Kesulitan tersebut berasal dari kerumitan untuk memahami tanda-tanda nonverbal yang ditampilkan, yang umumnya tidak kita sadari. Demikian juga dengan tidak memadainya latar belakang kita untuk memahami simbolisme religi dan mitologi yang hidup disuatu daerah, tempat pertunjukan tradisional itu terjadi.

Sebagian dari media rakyat ini, meskipun bersifat hiburan dapat juga membawa pesan-pesan pembangunan. Hal ini dapat terjadi karena media tersebut juga menjalankan fungsi pendidikan pada khalayaknya. Oleh karena itu, ia dapat digunakan untuk menyampaikan pengetahuan kepada khalayak(warga masyarakat). Ia dapat juga menanamkan dan mengukuhkan nilai-nilai budaya, norma sosial, dan falsafah sosial (Budidhisantosa, dalam Amri Jahi 1988).

Walaupun demikian, bertolak belakang dengan keoptimisan ini, para ahli memperingatkan bahwa tidak seluruh media tradisional cukup fleksibel untuk digunakan bagi maksud-maksud pembangunan. Karena memadukan yang lama dan yang baru tidak selamanya dapat dilakukan dengan baik. Kadang-kadang hal semacam ini malah merusak media itu, sehingga kita harus waspada (Dissanayake, 1977). Masalah-masalah dihadapi dalam penggunaan seni pertunjukkan tradisional untuk maksud pembangunan, sebanrnya ialah bagaimana menjaga agar media tersebut tidak mengalami kerusakan. Oleh karena pertunjukkan tradisional ini memadukan berbagai unsur kesenian yang bernilai tinggi, yang menuntut kecanggihan maka dukungan seni sangat penting dalam medesain pesan-pesan pembangunan yang akan disampaikan (Siswoyo, dalam Amri Jahi 1988).

Meskipun banyak kesulitan yang dihadapi dalam menyesuaikan penggunaan media tradisional bagi kepentingan pembangunan, riset menunjukkan bahwa hal itu masih mungkin dilakukan. Pesan-pesan pembangunan dapat disisipkan pada pertunjukkan-pertunjukkan yang mengandung percakapan, baik yang bersifat monolog maupun dialog, dan yang tidak secara kaku terikat pada alur cerita. Wayang misalnya, salah satu pertunjukkan tradisional yang terdapat di jawa, Bali, dan daerah-daerah lain di Indonesia, yang dapat dimanfaatkan sebagai media penerangan pembangunan. Pertunjukkan biasanya menampilkan episode-episode cerita kepahlawanan Hindu seperti Ramayana dan Mahabarata. Pertunjukkan wayang biasanya disampaikan dalam bahasa daera misalnya bahasa jawa, Sunda, atau Bali yang diiringi nyanyian dan musik yang spesifik. Bagi orang-orang tua yang masih tradisional, wayang lebih daripada sekedar hiburan. Mereka menganggap wayang sebagai perwujudan moral, sikap, dan kehidupan mistik yang sakral. Pertunjukkan tersebut selalu menekankan perjuangan yang baik melawan yang buruk. Biasanya yang baik setelah mkelalui perjuangabn yang panjang dan melelahkan akan mendapat kemenangan. Disamping itu moralitas wayang mengajarkan juga cara memperoleh pengetahuan, kedamaian pikiran, dan sikap positif yang diperlukan untuk mencapai kesempurnaan hidup.

Episode-episode cerita wayang cukup ketat. Namun, pesan-pesan pembangunan masih dapat disisipkan dalam dialog-dialog yang dilakukan. Banyak episode wayang yang dapat dipilih dan dipertunjukkan dalam kesempatan-kesempatan tertentu. Misalnya, untuk menumbuhkan semangat rakyat dalam perang kemerdekaan, mengisi kemerdekaan, integrasi bangsa, dan sebagainya. Pada zaman revolusi kemerdekaan Indonesia (1945-1949) Departemen Penerangan menciptakan wayang suluh untuk melancarkan kampanye perjuangan. Mereka menampilkan tokoh-tokoh kontemporer seperti petani, kepala desa, pejuang, serdadu Belanda, Presiden Sukarno, dan sebagainya. Wayang suluh ini, pada dasarnya, menceritakan perjuangan para pemimpin dan rakyat Indonesia menuju Kemerdekaan.



sumber:

Kamis, 19 November 2020

Participatory Culture (Mobility, Interactivity, dan Identity)

 PARTICIPATORY CULTURE

(Mobility, Interactivity, dan Identity)


        Jika ditinjau dari pengertiannya secara mendalam, Participatory Culture atau Budaya Partisipatif adalah neologisme dalam referensi, tetapi berlawanan dengan budaya konsumen dengan kata lain budaya dimana orang pribadi (masyarakat) tidak bertindak sebagai konsumen saja, tetapi juga sebagai kontributor atau produsen (prosumer). Istilah ini paling sering diterapkan pada produksi atau penciptaan beberapa jenis media yang diterbitkan. Kemajuan terbaru dalam teknologi (komputer pribadi dan sebagai besar internet) telah memungkinkan orang pribadi untuk membuat dan mempublikasikan media tersebut, biasanya melalui internet. Ini budaya baru yang berhubungan dengan internet telah digambarkan sebagai Web 2.0. 

        Dalam budaya partisipatif "orang-orang muda kreatif menanggapi sejumlah besar sinyal elektronik dan komoditas budaya dengan cara yang mengejutkan pembuat mereka, menemukan arti dan identitas tidak pernah dimaksudkan untuk berada disana dan nostrums sederhana menantang yang meratapi manipulasi atau kepasifan konsumen". 

        Dengan adanya peningkatan akses ke Internet pada masa yang akan datang, maka budaya partisipasi semakin memungkinkan berkembang pesat. Hal ini akan mempermudah manusia bisa bekerja sama, menghasilkan dan menyebarkan berita, ide, karya, kreativitas, dan dapat dengan mudah terhubung dengan orang-orang yang memiliki tujuan dan kepentingan yang sama.


Budaya Partisipasi menurut para pakar Media

Berikut adalah beberapa pendapat dari para ahli mengenai budaya partisipasi.

1. Matt Hills

        Budaya digital telah diragukan lagi sudah berdampak dalam berbagai cara pada kontemporerhidup, tapi salah satu perkembangan semakin signifikan itu telah membawa berkaitan dengan dimediasi komunikasi 'beraktivitas'. Tentu saja, seperti dengan banyak disebut BaruMedia perkembangan, ini bukan sesuatu yang sama sekali baru, 'media lama' seperti analogradio telah dgn mudah portabel selama beberapa dekade, dan stereo pribadi Walkmanmenjadi perangkat analog massal populer, pada tahun 1980, untuk pribadi mendengarkandirekam kaset kaset di ruang publik Meskipun macamprekursor, hal itu tetap bisa dikatakan bahwa digital, mobile media memang menawarkanserangkaian kemungkinan khas portabel.

2. Henry Jenkins

         Adopsi sekarang mungkin telah sebagian direlokasi selalu-on dalam mengakses akun email dan harapan pekerja budaya sekitarnya ini. Jauh dari 'nomaden'komunikasi harus menjadi bebas bagi konsumen, mereka mungkin membatasiuntuk beberapa pekerja, yang menjadi tidak dapat bergerak di luar jangkauan atau mencapai kerjakomunikasi. Sekali lagi, kita dapat melihat versi dari perayaan / menghukummatriks sini, dengan media digital mobile yang terkait dengan wacana kritis tertentu yangpenting untuk terus diingat.

        Meskipun aku mulai dengan 'di mana' media mobile digital dan budayakonsekuensi, itu tidak benar-benar mungkin untuk memisahkan ini dari 'apa' dan 'Siapa' budaya digital dan karenanya ini hanya bisa benar-benar tetap analitis, penataan perangkat. 

        Mengingat bahwa syarat, sekarang saya pindah sebentar lebih fokus terpusat pada masalah konten media. Henry Jenkins telah berpendapat bahwa satu perangkat telah menjadi dekat objek dalam diskusi budaya digital, tapi dengan cara yang berhubungan dengan perubahan dalam pengiriman dan mengalami konten digital: IPod video tampaknya simbol dari budaya konvergensi baru – tidak karena semua orang percaya layar kecil dari iPod adalah kendaraan yang ideal untuk menonton konten siaran tetapi karena kemampuan untuk men-download tayangan ulang pada permintaan merupakan perubahan besar dalam hubungan antara konsumen dan konten media.

Studi Kasus: jaringan social dan identitas diri

3. Matt Hills

        Bahwa 'nomaden' media digital cenderung didefinisikan dalam hubungan simbiosis dengan fixed-point PC dianggap sebagai penyimpanan atau pusat upload.Tentu saja, situasi ini juga dapat berubah sebagai perangkat portabel yang mampu membawa lebihdan lebih banyak data serta menjadi wi-fi-diaktifkan sendiri (seperti iPod Touch, meskipun hal ini saat ini tidak diberkati dengan banyak cara penyimpanan data). 

        Situasi saat ini berarti bahwa layanan dan situs dianggap sebagai budaya signifikandalam budaya digital mobile - YouTube atau Flickr, misalnya dapat melibatkan upload file digital yang ditangkap bergerak, tapi yang kemudian mungkin diposting online melalui (relatif) fixed-point PC. Dan situs jejaring sosial tersebut seperti Facebook mungkin juga sama, melibatkan berbagi gambar digital yang diambil pada Kamera ponsel atau kamera digital yang berdedikasi, yang kemudian dapat di-upload dan diakses melalui berbagai kurang portable / nomaden PC. Namun, saling terkait untuk PC rumah dan pekerjaan, kenaikan mobile digitalMedia boleh dibilang telah memiliki dampak yang besar pada konsep identitas diri bagi generasi dikhususkan pengguna - bukan hanya mahasiswa .


4. P. David Marshall

         Beliau berpendapat bahwa konsep diri (dan kegiatannya) sebagai serangkaian gambar mengantisipasi pengawasan orang lain secara online mengarah ke jenis baru 'Publik privasi' di mana diri secara terus-menerus dan narcissistically dilakukan auto-objektifikasi. Dengan foto dan rincian pribadi lainnya, Facebook dan Myspace menghasilkan publik privasi menjadi bentuk baru dari narsisme. Narsisme ini diaktualisasikan melalui New Media dan secara khusus modalized sekitar mediatized versi diri representasi dari selebriti kini telah dibebaskan menjadi dasar untuk presentasi publik potensi diri.


Sejarah adanya Budaya Partisipasi (Participatory Culture)

        Jika ditinjau dari sejarahnya, budaya partisipatif telah lebih lama dari internet. Munculnya Press Association dipertengahan abad ke-19 adalah contoh dari budaya partisipatif sejarah, pada waktu itu orang-orang muda yang mengetik tanga dan mencetak publikasi mereka sendiri. Publikasi ini telah dikirimkan ke seluruh jaringan orang dan menyerupai apa yang sekarang disebut jaringan sosial. Evolusi dari zine, acara radio, proyek kelompok, dan gosip ke blog, podcast, wiki, dan jaringan sosial telah berdampak ke masyarakat. Dengan layanan web seperti eBay, Blogger, Wikipedia, Photobucket, Facebook, dan Youtube, maka tidak mengherankan bahwa kebudayaan telah menjadi lebih partisipatif. Implikasi dari perubahan bertahap dari produksi untuk produsage yang mendalam, dan akan mempengaruhi inti dari budaya, ekonomi, masyarakat, dan demokrasi. 


Produsen, Konsumen dan Produsage

        Dalam buku Understanding Digital Culture karya Vincent Miller, beliau membuat argumen dari ide bagaimana garis antara produsen dan konsumen luntur. Produsen adalah mereka yang membuat objek konten dan budaya, dan konsumen adalah penonton atau pembeli dari objek tersebut. Dengan mengacu pada gagasan dari Burns tentang "prosumer", Miller berpendapat bahwa "Dengan munculnya media baru konvergen dan kebanyakan pilihan dalam sumber-sumber informasi, serta peningkatan kapasitas bagi individu untuk menghasilkan konten sendiri, pergeseran ini jauh dari hegemoni produser kepada penonton atau kekuasaan konsumen akan tampaknya telah dipercepat, sehingga mengikis perbedaan produsen-konsumen. "Prosumer" adalah hasil akhir dari strategi yang telah semakin banyak digunakan yang mendorong umpan balik antara produsen dan konsumen (prosumers), yang memungkinkan untuk mempengaruhi konsumen lebih besar atas produksi barang."
        Burns (2008) mengacu pada produsage, oleh karna itu, sebagai kolaborasi komunitas bahwa peserta dapat mengakses untuk berbagi "konten, kontribusi, dan tugas seluruh masyarakat jaringan". Sama seperti Wikipedia memungkinkan pengguna untuk menulis, mengedit, dan akhirnya menggunakan konten, produsers adalah peserta aktif yang diberdayakan oleh partisipasi mereka sebagai pembangun jaringan. Burns (2008) menjelaskan pemberdayaan bagi pengguna yang berbeda dari khas "top-down" ruang dimediasi dari mediaspheres tradisional. Produsage terjadi ketika pengguna adalah produsers dan sebaliknya, pada dasarnya menghilangkan kebutuhan untuk ini "top-down" intervensi. Kolaborasi dari masing-masing peserta didasarkan pada prinsip inklusivitas, setiap anggota menyumbangkan informasi berharga bagi pengguna lain untuk menggunakan, menambah, atau mengubah. Dalam sebuah komunitas pelajar, kolaborasi melalui produsage dapat menyediakan akses ke konten untuk setiap peserta, bukan hanya mereka dengan beberapa jenis otoritas. Setiap peserta memiliki kewenangan.
        Hal ini menyebabkan gagasan Burns (2008) tentang "equipotentiality: asumsi bahwa sementara keterampilan dan kemampuan dari semua peserta dalam proyek produsage tidak sama, mereka memiliki kemampuan yang sama untuk memberikan kontribusi layak untuk proyek". Karena ada perbedaan lagi antara produsen dan konsumen, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi secara berarti dalam produsage.



Hubungan Antara Mobility, Interactivity, dan Identity
        Didalam era budaya partisipasi, hubungan antara mobile, interaktif, dan identitas hampir tidak bisa dipisahkan. Pada era budaya digital, semua kegiatan manusia seakan-akan lebih dipermudah dengan adanya kemajuan teknolohi. Misalnya ponsel pintar (smartphone). Smartphone adalah salah satu contoh yang menggabungkan unsur interaktivitas, identitas, dan mobilitas. Mobilitas smartphone menunjukkan bahwa media tidak lagi terikat oleh ruang dan waktu dapat digunakan dalam konteks apapun. Perkembangan teknologi smartphone memungkinkan penggunanya yang memiliki keterbatasan waktu kerja atau jadwal dan keterbatasan lokasi untuk terus bisa menerima informasi yang up-to-date diantaranya perkembangan film dari bioskop, bahkan kita tidak perlu membeli cd original film agar bisa ditayangkan dirumah secara pribadi, namun sekarang smartphone yang dapat digunakan untuk menyaksikan film tersebut baik lewat YouTube atau IMDB kapan saja dan dimana saja.
        Smartphone ini juga meningkatkan budaya partisipatif oleh peningkatan tingkat interaktivitas. Alih-alih hanya menonton, pengguna secara aktif terlibat dalam pengambilan keputusan, menavigasi halaman, berkontribusi konten mereka sendiri dan memilih apa link untuk mengikuti. Ini melampaui tingkat "keyboard" interaktivitas, dimana seseorang menekan tombol dan surat diharapkan muncul, dan menjadi lebih dinamis dengan kegiatan pilihan terus baru dan pengaturan perubahan, tanpa rumus set untuk mengikuti. Peran konsumen bergeser dari penerima pasif kepada kontributor aktif. Smartphone melambangkan ini dengan pilihan tak berkunjung dan cara-cara untuk terlibat secara pribadi dengan beberapa media pada saat yang sama, dengan cara nonlinier. Smartphone ini juga memberikan kontribusi untuk budaya partisipatif karena bagaimana perubahan persepsi identitas. Seorang pengguna dapat bersembunyi dibalik sebuah avatar, profil palsu, atau diri cukup ideal ketika berinteraksi dengan orang lain secara online. Tidak ada akuntabilitas untuk menjadi siapa yang mengatakan satu kemampuan untuk masuk dan keluar dari peran perubahan pengaruh media budaya, dan juga pengguna sendiri sekarang. Bukan saja orang peserta aktif dalam media dan budaya, tetapi diri mereka membayangkan yang juga. 


Potensi Budaya Partisipasi dalam Pendidikan
        Media sosial dan partisipatif memungkinkan untuk berinteraksi tanda harus bertatap muka dan memang terjadinya pergeseran dalam cara kita pendekatan belajar mengajar dikelas. Peningkatan ketersediaan internet diruang kelas memungkinkan untuk akses lebih besar ke informasi. Misalnya tidak lagi diperlukan untuk pengetahuan yang relavan yang akan terkandung dalam beberapa kombinasi dari guru dan buku, hari ini, pengetahuan dapat lebih terpusat dan dibuat tersedia untuk semua peserta didik untuk mengakses. Guru, kemudian, dapat membantu memfasilitasi dengan cara yang efisien dan efektif dari penggunaan akses, penafsiran, dan penggunaan suatu pengetahuan.
        Potensi budaya partisipasi dalam pendidikan pada saat pandemi ini sangat berperan penting, terdapat banyak hal perbedaan saat terjadi perubahan metode pembelajaran, maka siswa dan guru harus beradaptasi dengan baik serta mampu mengatasi beberapa hal yang berbeda dari sebelumnya. Dimasa pembelajaran jarak jauh ini siswa bisa mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dan bervariasi. Jika sebelumnya siswa hanya fokus belajar melalui buku, namun kini sudah bisa belajar secara digital melalui aplikasi atau platform pembelajaran. Selain itu, pemberian tugas dan pengumpulan tugas juga dilakukan secara online. Hal ini juga dapat menumbuhkan sikap serta keterampilan siswa dalam bidang teknologi. 




sumber: 

Kamis, 22 Oktober 2020

INTERNET DAN NEW MEDIA

INTERNET DAN NEW MEDIA 



NEW MEDIA



Munculnya istilah media baru atau New Media di akhir tahun 1980-an membuat dunia media dan komunikasi terlihat sangat berbeda. Perkembangan media dari media konvensional hingga media baru atau New Media, turut mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia (aspek ekonomi, sosial dan budaya). Kehadiran New Media tidak lepas dari perkembangan teknologi yang sifatnya dinamis. Di era New Media, perubahan bentuk, produksi, distribusi dan konsumsi media terlihat sangat kompleks. 

Ada beberapa hal yang dapat dipertanyakan terkait perkembangan media konvensional ke media baru, mulai dari audiensnya, genre media dan keterampilan produksi media, institusi media serta kontrol negara atau pemerintah terhadap media. 

Berikut indikasi perubahan terkait media baru:

  • Pergeseran dari Modernitas ke Postmodernitas, di tahun 1960-an terjadi perubahan struktural dalam masyarakat dan perekonomian serta perubahan budaya yang korelatif. Media baru dilihat sebagai penanda munculnya perubahan tersebut.

  • Proses globalisasi yang intensif, media baru dilihat sebagai elemen yang menyumbang batas-batas nasional dalam hal perdagangan, organisasi perusahaan, kebiasaan dan budaya serta identitas dan keyakinan.

  • Era industri manufaktur yang digantikan oleh era Postindustrial Barat, media baru melambangkan pergeseran dalam ketenagakerjaan, keterampilan serta investasi dan laba dalam produksi barang-barang material, juga penggunaan New Media untuk pelayanan dan industri informasi.

  • Desentralisasi, jaringan komunikasi baru yang tersebar, luas dan mampu melintasi batas, memfasilitasi mekanisme kekuasaan dan kontrol dari pusat kolonial Barat.

New Media dilihat sebagai bagian dari lanskap teknologi, sosial dan budaya yang jauh lebih luas atau disebut dengan istilah teknokultur.


Media baru merujuk pada hal-hal berikut:

  1. New Textual Experiences, yaitu genre dan bentuk tekstual baru, hiburan dan pola konsumsi media (permainan komputer, simulasi, film efek khusus).
  2. New ways of representing the world, media menawarkan pengelaman representasional baru (multimedia interaktif berbasis layar).
  3. New relationship beetwen subjects (users and consumers) and media technologies, yaitu perubahan dalam penggunaan dan penerimaan gambar dan media komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.
  4. New experiences of the relationship beetwen embodiment, identity and community, yaitu pergeseran waktu, ruang dan tempat (pada skala lokal dan global).
  5. New conceptions of the biological body's relationship to technological media, yaitu tantangan baru karena adanya nyata dan virtual, alam dan teknologi serta manusia dan buatan.
  6. New patterns of organisation and production, yaitu penataan dan integrasi yang lebih luas budaya media, industri, ekonomi, kontrol dan regulasi.


Berikut beberapa bidang yang berkembang pesat karena peran teknologi:

  • Computer-mediated communications, email, chat rooms, forum komunikasi berbasis avatar, transmisi gambar suara, World Wide Web, blog, situs jejaring sosial dan telepon seluler.
  • New ways of distributing and consuming, CD, DVD, Podcast dan berbagai platform untuk permainan komputer.
  • Virtual 'realities'
  • A whole range of transformations and dislocations of established media (misalnya, fotografi, animasi, film dan bioskop).

Berikut merupakan karakteristik dari New Media:

  • Digital
        Dalam proses media digital semua data input diubah menjadi angka. Data tersebut sebenarnya analog yang diproses dan disimpan dalam bentuk angka serta dapat dihasilkan dalam bentuk online, disk digital atau drive memori sehingga output-nya berupa teks tertulis, grafik dan diagram, foto serta gambar bergerak yang direkam.

  • Interaktivitas
        Ketika media konvensional memberikan penawaran pasif, New Media justru memberikan penawaran interaktivitas. Menjadi interaktif menandakan pengguna New Media mampu campur tangan atau terlibat secara langsung dalam mengubah gambar dan teks yang mereka akses.

  • Hipertekstual
        Hipertekstual terjadi jika terdapat transisi yang dihasilkan oleh pertemuan antara studi sastra dan potensi New Media. Hipertekstual digunakan untuk mendeskripsikan teks yang menyediakan jaringan tautan ke teks lain

  • Jaringan
        New Media membagi audiens dalam beberapa segmen, meskipun jumlahnya besar namun tidak berarti seragam. New Media merupakan jaringan pada tingkat konsumsi di mana terlihat segmentasi yang dihasilkan dari penggunaan media.

  • Virtual
        New Media mencakup wacana dunia virtual, ruang, objek, lingkungan, kenyataan, diri dan identitas. Virtual dapat diartikan sebagai fitur budaya postmodern dan masyarakat yang maju secara teknologi, di mana begitu banyak aspek pengalaman sehari-hari yang disimulasikan secara teknologi.

  • Simulasi
        Simulasi adalah konsep yang digunakan secara luas dalam literatur New Media, atau dapat disebut 'imitasi' atau 'perwakilan'.

Karakteristik di atas merupakan matriks kualitas yang membuat New Media berbeda. Kualitas-kualitas tersebut tidak sepenuhnya berfungsi dalam teknologi, semuanya tercampur dalam organisasi budaya yang melibatkan aspek sosial dan ekonomi.

Era New Media memang membawa berbagai kemudahan, namun jika tidak dimanfaatkan dengan bijak dapat menimbulkan berbagai masalah pula. Contoh dari media yang sangat merepresentasikan media baru adalah Internet. Program televisi, film, majalah, buku, suratkabar, dan jenis media cetak lain tidak termasuk media baru.


SEJARAH INTERNET



Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek lembaga ARPA yang mengembangkan jaringan yang dinamakan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX.

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah menjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET"(Advanced Research Project Agency Network) baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

PENGERTIAN INTERNET
Internet merupakan jaringan terluas dalam sistem teknologi informasi yang memungkinkan perangkat di seluruh dunia untuk saling terhubung. Jaringan internet dapat diakses publik yang mengirimkan data menggunakan standar Protokol Internet (IP). Informasi yang tersebar di internet dapat diakses melalui jaringan world wide web (www) baik dalam bentuk teks, musik, foto, video, atau apa pun. 

Dalam kerjanya, web dilayani oleh browser web seperti Google. Mengutip dari The Guardian, Google menangani lebih dari 40.000 pencarian per detik dan memiliki 60% pasar browser global melalui Chrome. Ada hampir dua milyar situs web yang ada tetapi kebanyakan tidak dikunjungi.

Informasi yang bisa diakses melalui internet sangat banyak dan luas. Cara mengukur jumlah informasi dalam internet adalah sekitar lima exabytes sehari. Jumlah ini setara dengan 40.000 film berdurasi dua jam per detik.


PENERAPAN NEW MEDIA


    Penerapan new media dalam internet pada zaman sekarang ini sudah sangat pesat. sudah banyak media media yg bisa digunakan untuk membantu user dalam pencarian informasi , dunia hiburan, edukasi dan sebagainya. Jejaring sosial seperti facebook, twitter, plurk, myspace, instagram, youtube dll juga sudah menerapkan new media.

    Contohnya pemanfaatan Media Sosial Instagram Sebagai Sarana Pemasaran Online Shopping.  Kehadiran sosial media di jaman modern seperti sekarang ini telah membawa banyak perubahan untuk dunia komunikasi. Sosial media tidak hanya menjadi alat untuk berkomunikasi, tetapi juga menjadi sarana untuk mencari teman, berbagi foto bahkan sebagai sarana promosi bagi suatu bisnis toko online.

    Media sosial juga adalah alat yang telah tersedia sebagai sarana untuk meningkatkan target penjualan dan bisa juga sebagai sarana untuk mengetahui jangkauan dari semua kegiatan promosi yang dilakukan. Semua hal yang menguntungkan bisa saja terwujud, asalkan para pelaku usaha toko online bisa memanfaatkan media sosial dengan cara dan aturan yang tepat agar bisa menjalankan perannya sebagai tempat dan alat yang tepat untuk promosi dengan efektif.

    Berbagai macam sosial media populer seperti Twitter, Facebook hingga Twitter mempunyai fungsi dan tujuan yang berbeda-beda. Dan salah satu sosial media lainnya yang mempunyai banyak manfaat jika digunakan secara optimal adalah Instagram.

    Instagram adalah salah satu sosial media yang dapat dikatakan masih baru, namun Instagaram sudah mampu memberikan hasil yang memuaskan bagi para pelaku bisnis dalam mempromosikan barang dagangan kepada masyarakat luas.

    Cara menggunakan sosial media Instagram ini cukup mudah karena pelaku bisnis tinggal membuka akun, mengupload gambar yang disertai dengan deskripsi produk. Dengan begitu para pengunjung sudah bisa melihat produk yang Anda tawarkan melalui gambar tersebut. Namun, kenyataannya pelaku bisnis yang menggunakan Instagram untuk promosi bisnis masih terhitung tidak terlalu banyak.

    Hal itu disebabkan masih belum pahamnya mereka dengan cara penggunaannya. Padahal, jika para pelaku bisnis mau meluangkan sedikit waktunya untuk mempelajari cara menggunakan Instagram, pastinya Instagram bisa meningkatkan penjualan bisnis toko online seperti halnya melalui sosial media facebook dan twitter.

    Instagram adalah sebuah aplikasi berbagai foto dan video yang memungkinkan pengguna mengambil foto, mengambil video, menerapkan filter digital, dan membagikannya ke berbagai layanan jejaring sosial, termasuk milik Instagram sendiri. Satu fitur yang unik di Instagram adalah memotong foto menjadi bentuk persegi, sehingga terlihat seperti hasilkamera kodak instamatic dan polaroid.

    Hal ini berbeda dengan rasio aspek 4:3 yang umum digunakan oleh kamera pada peranti gerak. Instagram dapat digunakan di iphone, ipad atau ipod touch versi apapun dengan sistem operasi iOS 7.0 atau yang terbaru, telepon genggam android apapun dengan sistem operasi versi 2.2 (Froyo) ke atas, dan Windows Phone 8. Aplikasi ini dapat diunggah melalui Apple App Store dan Google Play.




sumber:





Jumat, 08 Mei 2020

PANDEMI WABAH VIRUS CORONA / COVID-19 DI INDONESIA

MENGHADAPI PANDEMI VIRUS CORONA



APA ITU VIRUS CORONA?
      Virus corona termasuk dalam keluarga coronaviridae yang bisa menyebabkan penyakit pada mamalia dan burung. Virus corona dapat beredar di antara kelelawar. Jika feses kelelawar jatuh pada buah, kemudian buah tersebut dimakan oleh musang, maka musang tersebut juga menjadi pembawa virus corona. Namun, beberapa jurnal kesehatan yang dikutip Business Insider menyebutkan, virus corona juga bisa ditemukan di ular kobra.

       Fakta seputar virus corona yang perlu kamu tahu, virus ini dinamakan corona karena bentuknya yang menyerupai mahkota. Jika virus ini masuk ke dalam tubuh manusia, maka ia menyerang sistem pernafasan. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkan, virus corona memiliki masa inkubasi dua hari hingga dua minggu. Itu sebabnya, jika ada seseorang dicurigai terinfeksi virus corona, sebaiknya pasien tersebut segera diobservasi dan dikarantina. Karena virus jenis ini belum pernah ditemukan di antara manusia sebelumnya, maka vaksin untuk virus ini pun belum ada.  

Ciri-ciri Virus Corona:
       Pasien yang terinfeksi virus corona menunjukkan ciri-ciri yang kerap ditemukan pada pasien dengan gangguan pernafasan. Ciri-ciri virus corona ataupun gejala tersebut antara lain:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Flu
  • Sesak nafas
  • Batuk parah
  • Sakit tenggorokan

Berawal dari enam gejala umum di atas, virus corona bisa mengakibatkan kondisi yang lebih parah. Jika virus ini sudah sampai ke paru-paru, maka ia akan merusak fungsi paru. Selanjutnya, virus ini akan menyebabkan gangguan pada saluran pernafasan bagian bawah seperti pneumonia dan bronkitis. Lalu, jika virus sudah menyentuh ginjal, maka ia juga akan menyebabkan gagal ginjal.
       Selain menunjukkan ciri-ciri virus corona secara umum di atas, ada pula pasien virus corona yang tidak menunjukkan gejala. Salah satu dari enam orang anggota keluarga kasus virus corona di China diketahui tidak menunjukkan gejala apapun. Tetapi, pasien tersebut diketahui terjangkit virus corona setelah dilakukan pemeriksaan paru-paru. Jadi, jika kamu atau orang di sekitar kamu menunjukkan sedikit saja gejala umum di atas, tak ada salahnya melakukan pemeriksaan kesehatan.
     Pandemi koronavirus di Indonesia diawali dengan temuan penderita penyakit koronavirus 2019 (COVID-19) pada 2 Maret 2020. Hingga 8 Mei, telah terkonfirmasi 13.112 kasus positif COVID-19 dengan 9.675 kasus aktif, 2.494 kasus sembuh, dan 943 kasus meninggal. Sebagai tanggapan terhadap pandemi ini, beberapa wilayah telah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Pencegahan Virus Corona

Meski pandemik ini cepat menyebar, namun virus corona dapat dicegah. World Health Organization (WHO) dan IDI merekomendasikan beberapa cara pencegahan paling efektif. Di Indonesia, seluruh warga indonesia menjalankan pencegahan sesuai anjuran WHO ini.

1. Cek kesehatan
IDI menginstruksikan masyarakat yang habis bepergian dari negara-negara yang terdapat kasus virus corona agar segera mengecek kesehatan dan melakukan sejumlah pencegahan. Beberapa negara yang dinyatakan positif terdapat kasus virus corona antara lain Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Jepang, Nepal, Korea Selatan, Perancis, dan Amerika Serikat.

2. Menggunakan alat pelindung diri seperti masker
Virus corona berukuran 100-125 nanometer. Virus ini bisa berpindah lewat bersin dan batuk. Itu sebabnya, mengutip Halodoc, cara efektif mencegah virus ini masuk ke tubuh kita ialah dengan memakai masker dengan pori lebih kecil dari 100 nanometer. Jenis masker yang paling tepat untuk mencegah virus corona ialah masker jenis N95, karena masker ini bisa menangkal partikel halus.

Di samping masker N95, pakar infeksi Singapura seperti dikutip Detik Health juga menganjurkan penggunaan masker bedah atau yang sering digunakan ketika naik ojek online juga tepat digunakan untuk mencegah penularan virus corona. Sebab, masker ini lebih praktis dan memiliki kemampuan menangkap partikel droplet atau bercak dahak agar tidak langsung masuk kembali ke saluran pernapasan.

Pastikan kamu tahu cara memakai masker bedah yang benar. Menurut Prof. Wing-Hong Seto, guru besar Hong Kong University dan Wakil Direktur Pusat Kolaborasi WHO, pemakaian masker yang tepat adalah dengan menempatkan bagian berwarna biru atau hijau di bagian luar karena bagian ini dilengkapi dengan material yang waterproof. Sementara bagian yang bersifat menyerap yang berwarna putih diletakkan di bagian dalam, sehingga manakala kamu batuk atau bersih, material ini yang akan menyerapnya. Selain itu, terapkan etika ketika batuk dan bersin dengan menutup mulut dan hidung.

3. Menghindari kontak langsung dengan terduga pasien dan hewan liar
Sebisa mungkin hindarilah kontak langsung dengan orang yang menunjukkan gejala virus corona, seperti demam, flu, batuk, dan sesak nafas. Selain itu, hindarilah kontak langsung dengan hewan liar karena virus corona diduga berasal dari kelelawar, musang, dan ular kobra.

4. Cuci tangan sebersih mungkin
Virus ini juga bisa berpindah tempat lewat sentuhan tangan dengan pasien yang terinfeksi. Atau bisa juga dengan cara menyentuh tempat yang sudah terinfeksi virus tersebut, seperti gagang pintu, uang, dan sebagainya. Tapi yang perlu kamu ketahui, Kementerian Kesehatan Amerika Serikat seperti dikutip Live Science menyebutkan, virus corona tidak bisa bertahan di udara lebih dari beberapa jam. Sebab, virus corona termasuk virus berukuran besar (125 nanometer), sehingga kecil kemungkinan ia akan berpindah dalam waktu yang lama. Virus corona juga akan mati jika menempel pada benda mati yang bukan inangnya. Artinya, sangat kecil kemungkinan virus ini menular melalui udara. Jadi, kamu tak perlu cemas bahwa virus corona ini akan terbawa di paket barang pesananmu dari China.

Meski demikian, tetaplah berjaga-jaga dengan cara mencuci tangan sebersih mungkin. Kemudian, hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan. Mencuci tangan ini bisa menggunakan sabun selama minimal 20 detik, bisa juga menggunakan disinfektan berbahan dasar alkohol 70%-80%.

5. Hindari makan makanan mentah
WHO juga menghimbau untuk menghindari konsumsi protein hewani yang masih mentah atau kurang matang. Ini karena makanan mentah atau yang tidak matang sempurna masih membawa virus corona.

6. Menerapkan pola hidup sehat
Kondisi kesehatan pasien virus corona semakin memburuk jika daya tahan tubuhnya rendah. Itu sebabnya, penting menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat seperti menerapkan pola makan gizi seimbang, istirahat yang cukup, dan rutin berolahraga.

Adapun alasannya dari pencegahan yang dianjurkan WHO:

Cucilah tanganmu sesering mungkin
Sering-seringlah mencuci tanganmu dengan sabun dan air atau antiseptik berbahan dasar alkohol jika tanganmu terlihat kotor.

       Alasannya?
Karena mencuci tangan dengan sabun dan air atau antiseptik berbahan dasar alkohol akan menghilangkan virus yang terdapat di tanganmu.

Terapkan teknik bernapas yang higienis
Ketika kamu hendak batuk atau bersin, tutuplah mulut dan hidung dengan bagian dalam siku lengan atau tisu, kemudian buanglah tisu segera ke dalam tempat sampah tertutup, dan bersihkan tanganmu dengan antiseptik berbahan dasar alkohol atau cuci tangan dengan sabun dan air.

       Alasannya?
Menutup mulut dan hidung ketika batuk dan bersin akan mencegah penyebaran kuman dan virus. Jika kamu bersin atau batuk dengan menggunakan tangan, boleh jadi kamu akan menularkan virus atau kuman ke orang lain yang kamu sentuh.

Pertahankan jarak dengan orang lain
Cara pencegahan virus corona COVID-19 yang bisa kamu lakukan berikutnya adalah pertahankan jarak setidaknya 1 meter (3 kaki) dengan orang lain, khususnya dengan mereka yang sedang batuk, bersih, dan demam.

       Alasannya?
Saat seseorang yang terinfeksi dengan penyakit saluran pernafasan, seperti virus corona yang diberi nama baru COVID-19, batuk-batuk atau bersin-bersin, mereka memproduksi partikel kecil yang mengandung virus. Jika kamu terlalu dekat dengan mereka, bukan tidak mungkin kamu bisa menghirup virus tersebut.

Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut
       Alasannya?
Tangan kita menyentuh banyak permukaan yang bisa saja terkontaminasi virus. Jika kamu menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan menggunakan tangan yang telah terkontaminasi virus, maka kamu akan memindahkan virus dari permukaan benda tersebut ke dalam tubuhmu.

Jika kamu demam, batuk, atau susah bernapas, segera cari bantuan medis
Beritahu tenaga medis jika kamu telah melakukan perjalanan di suatu daerah di China, tempat di mana virus corona (COVID-19) dikabarkan muncul, atau jika kamu pernah melakukan kontak dengan seseorang yang sehabis melakukan perjalanan ke China dan memiliki gejala gangguan pernapasan.

       Alasannya?
Setiap kali kamu demam, batuk, atau susah bernafas, penting bagi kamu untuk mencari bantuan medis sesegera mungkin, karena ini bisa jadi disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atau kondisi serius lainnya. Gejala gangguan pernapasan yang disertai demam bisa disebabkan oleh beberapa hal, dan tergantung pada riwayat perjalanan dan kondisimu, di mana virus coronaCOVID-19 bisa menjadi salah satu penyebab.

Jika kamu memiliki gangguan pernapasan ringan dan tidak punya riwayat perjalanan ke atau di dalam China
Jika kamu memiliki gangguan pernapasan ringan dan tidak punya riwayat perjalanan ke atau di dalam China, lakukanlah pernapasan dasar dan jaga kehigienisan tangan dengan hati-hati, serta jika memungkinkan, tinggallah di dalam rumah sampai kondisimu pulih.

Sebagai cara pencegahan virus corona COVID-19 secara umum, lakukanlah langkah-langkah umum menjaga kebersihan saat mengunjungi pasar hewan hidup, pasar basah, atau pasar produk makanan berbahan dasar hewan
Pastikan kamu melakukan cuci tangan secara regular dengan menggunakan sabun dan air matang setelah menyentuh hewan-hewan dan produk-produk hewani; hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan menggunakan tangan; dan hindari kontak dengan hewan-hewan yang sakit atau daging hewan yang sudah tidak segar. Jangan melakukan kontak sama sekali dengan binatang hidup di pasar (contohnya kucing dan anjing liar, tikus, burung, dan kelelawar). Hindari kontak dengan kotoran hewan yang berpotensi telah terinfeksi, atau cairan di tanah, atau kerangka toko dan fasilitas pasar.

Hindari mengonsumsi makanan berbahan dasar hewan yang mentah atau setengah matang
Tangani daging mentah, susu, atau organ tubuh hewan dengan hati-hati untuk mencegah kontaminasi dengan makanan mentah, sesuai dengan kaidah keamanan makanan yang baik.


PENANGGULANGAN WABAH PANDEMI VIRUS CORONA DI INDONESIA

       LBH Jakarta meluncurkan Kertas Posisi terkait penanganan wabah pandemi virus COVID-19 dan penerapan PSBB di Jabodetabek yang mana kebijakannya harus memperhatikan hak asasi manusia dan pemenuhan hak warga. Kertas Posisi ini diluncurkan sebagai bagian dari respon dan rekomendasi terhadap kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, pejabat Kementerian, hingga aparat penegak hukum terkait permasalahan wabah pandemi virus COVID-19.

       Salah satu yang menjadi sorotan dalam kertas posisi ini adalah tidak adanya keseriusan Pemerintah dalam menjalankan mandat Undang-undang No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dimana Pemerintah nampaknya enggan menerapkan kebijakan kekarantinaan secara keseluruhan. Pemerintah hanya menerapkan PSBB yang notabenenya hanya ingin membatasi aktivitas-kegiatan warga, namun tidak ingin benar-benar bertanggung jawab memenuhi hak dasar warga selama aktivitasnya dibatasi.

       Kertas posisi ini juga menyoroti kebijakan PSBB di level Kementerian Kesehatan RI hingga di level pemerintahan daerah, dimana PSBB yang diterapkan melampaui dan mencampuradukkan wewenang PSBB yang ada di dalam Undang-undang No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan maupun Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19 (PP PSBB). Hal ini bisa dilihat dari kebijakan PSBB yang justru turut membatasi mobilitas dan transportasi warga (bahkan hingga persoalan larangan mudik) yang notabenenya kebijakan pembatasan mobilitas tidak tepat diterapkan dalam skema PSBB, melainkan dalam skema Karantina (Karantina Rumah, atau Karantina Rumah Sakit, atau pun Karantina Wilayah).

       Dampak penerapan PSBB yang tidak diseimbangi oleh kewajiban Pemerintah dalam memenuhi hak-hak kebutuhan dasar warganya secara konsekuen adalah PHK massal terjadi dimana-mana, krisis ketahanan ekonomi warga, warga terancam tidak punya tempat tinggal karena tidak mampu membayar uang sewa tempat tinggal, ancaman kriminalisasi berlebihan oleh aparat dengan dalih penegakan hukum PSBB, maraknya korban teror intimidasi penagih dari jasa pinjaman online, dll.



SOSIAL DISTANCING DI INDONESIA

       Social distancing merupakan salah satu langkah pencegahan dan pengendalian infeksi virus Corona dengan menganjurkan orang sehat untuk membatasi kunjungan ke tempat ramai dan kontak langsung dengan orang lain. Kini, istilah social distancing sudah diganti dengan physical distancing oleh pemerintah.

       Ketika menerapkan social distancing, seseorang tidak diperkenankan untuk berjabat tangan serta menjaga jarak setidaknya 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain, terutama dengan orang yang sedang sakit atau berisiko tinggi menderita COVID-19.

Selain itu, ada beberapa contoh penerapan social distancing yang umum dilakukan diIndonesia sampai saat ini, yaitu:

  • Bekerja dari rumah (work from home)
  • Belajar di rumah secara online bagi siswa sekolah dan mahasiswa
  • Menunda pertemuan atau acara yang dihadiri orang banyak, seperti konferensi, seminar, dan rapat, atau melakukannya secara online lewat konferensi video atau teleconference
  • Tidak mengunjungi orang yang sedang sakit, melainkan cukup melalui telepon atau video callh

Social Distancing dan Isolasi Mandiri
Selain social distancing, ada pula istilah lain yang berkaitan dengan upaya pencegahan infeksi COVID-19, yaitu protokol isolasi mandiri.

Isolasi mandiri adalah protokol yang mewajibkan setiap orang untuk tinggal di dalam rumah atau tempat tinggal masing-masing sambil melakukan upaya pembatasan fisik dengan orang lain.

Pemerintah Indonesia menghimbau setiap orang untuk melakukan isolasi mandiri. Namun, protokol ini wajib diberlakukan pada kelompok tertentu, yaitu:


  1. Orang yang memiliki gejala COVID-19, seperti demam, batuk, dan sesak napas dan tidak memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes, penyakit jantung, dan infeksi HIV
  2. Orang yang dicurigai atau sudah terkonfirmasi positif COVID-19
  3. Orang yang memiliki riwayat bepergian ke zona merah atau wilayah endemis COVID-19 dalam waktu 2 minggu terakhir
  4. Orang yang telah menjalani pemeriksaan rapid test COVID-19

Protokol isolasi mandiri dilakukan dengan beberapa cara berikut ini:

  • Tidak bepergian ke luar rumah. Seluruh aktivitas, termasuk bekerja, beristirahat, belajar, dan beribadah, dilakukan di dalam kamar masing-masing (tidak berbarengan dengan orang lain dalam satu kamar).
  • Pakai masker dan selalu jaga jarak minimal 1 meter saat berinteraksi dengan orang lain. Batasi waktu interaksi paling lama 15 menit.
  • Hindari untuk berkumpul, misalnya untuk makan bersama, selama menjalani isolasi mandiri.
  • Gunakan peralatan makan dan mandi yang terpisah dengan orang lain di dalam rumah.
  • Pantau suhu tubuh harian dan perhatikan apakah Anda mengalami gejala COVID-19.
  • Jalani perilaku hidup bersih dan sehat dengan rutin mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, membersihkan rumah dan kamar masing-masing dengan disinfektan setiap hari, dan menjalani pola makan sehat.
  • Manfaatkan aplikasi kesehatan untuk mendapatkan informasi terkini tentang COVID-19 atau berkonsultasi dengan dokter untuk memantau kondisi Anda.
  • Segera hubungi dokter atau fasilitas layanan kesehatan terdekat jika Anda mengalami gejala COVID-19 yang semakin memberat seperti demam tinggi dan sesak napas.


VIRUS CORONA dan PSIKOLOGIS MANUSIA

       Salah satu dampak psikologis yang timbul di tengah pandemi COVID-19 adalah psikosomatik, yakni suatu gangguan pikiran yang menimbulkan keluhan fisik tanpa memiliki penyakit. Menurut dr. Andri, dokter spesialis dan psikiater RS Omni Alam Sutera, salah satu penyebab psikosomatik akhir-akhir ini ialah karena kecemasan yang dipicu oleh berita-berita terkait COVID-19. Pasalnya, setiap menit kita bisa terpapar berbagai berita mengenai COVID-19, baik melalui berita, media sosial, grup Whatsapp, berita di TV, dan lain sebagainya. Amygdala, yaitu pusat rasa cemas yang ada di otak, menjadi terlalu aktif bekerja sehingga sistem saraf menjadi tidak seimbang. Akibatnya, ketidakseimbangan ini membuat tubuh merasakan gejala yang mirip dengan COVID-19, yaitu batuk-batuk, nyeri, agak meriang, padahal suhu tubuh normal. Alhasil, pandemi COVID-19 bukan hanya mengancam kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Nah, berikut ini kami bahas cara agar tidak stres selama pandemi COVID-19 yang bikin sistem imun lebih baik.


       Psikolog dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Laelatus Syifa mengungkapkan, kondisi pandemi virus corona ini memberikan tiga efek psikologis bagi seseorang, yakni krisis, uncertainty (ketidakpastian), dan loss of control. "Untuk efek krisis ditandai dengan datang mendesak secara tiba-tiba tanpa persiapan, dan memiliki efek negatif yang menekan," ujar Latus saat dihubungi Kompas.com pada Selasa (14/4/2020). Kemudian, untuk efek ketidakpastian, umumnya dirasakan seseorang dengan kekhawatiran kapan kondisi ini akan berakhir, kapan bisa kembali bekerja di perkantoran atau bertemu dengan banyak orang atau sanak saudara kembali. Sedangkan untuk efek "loss of control", Latus mengungkapkan, orang hanya dapat melihat atau mendengar tanpa bisa melakukan hal apa pun.



HUBUNGAN MANUSIA DAN PENDERITAAN

       Dengan adanya Virus Corona atau COVID-19 sampai saat ini, membuat seluruh warga negara Indonesia mengalami keresahan, mulai dari ekonomi, kesehatan fisik maupun mental yang menurun. 

      “Kondisi rakyat semakin menderita semakin sulit memenuhi isi perut keluarganya, situasi dan kondisi semakin memanas, serta masih belum jelas apa yang didapatkan. Terkait hal ini, kami mengelaurkan Maklumat Amanat Penderitaan Rakyat Hadapi Wabah Virus Corona,” kata Presiden Gumregah Nusantara, dr Ali Mahsun Atmo M.Biomed kepada Harian Terbit, Minggu (5/4/2020).

       Keterpurukan juga dialami usaha kecil dan menengah bahkan terjadi pemutusan kontrak kerja (PHK) dimana-mana. Akibat Corona membuat rakyat Indonesia makin menderita, makin sulit isi perut keluarga. ‘Jika hal tersebut berlangsung lama pada ujungnya bisa timbulkan persoalan sosial yang sulit dikendalikan akibat adanya kelaparan massif dan massal. Hal tersebut harus dicegah secepat-cepatnya.

       Untuk itu, pemerintah segera realisasaikan kebijakan Pemerintah Pusat dengan mengucurkan APBD untuk bantuan sosial kepada rakyat terdampak wabah virus corona berupa bantuan sembako gratis, bantuan langsung tunai, serta insentif ekonomi baik berupa program padat karya atau insentif ekonomi dalam bentuk lainnya guna membangkitkan kembali ekonomi, pekerjaan dan mata pencarian hidup rakyat, yang tidak ditangani pemerintah Propinsi dan pemerintah pusat. 





sumber: 

Kamis, 09 April 2020

ILMU BUDAYA DASAR; Sinopsis Novel Angkatan 66' "PERTEMUAN DUA HATI" - Manusia dan Tanggung Jawab

SINOPSIS NOVEL ANGKATAN 66 : "PERTEMUAN DUA HATI"

KARYA N.H. DINI



Judul             : Pertemuan Dua Hati
Pengarang      : N.H.Dini
Penerbit         : PT.Gramedia pustaka utama
Kelebihan       :
                       1. Covernya cukup menarik dengan warna-warna yang menarik.
                       2. Tulisan dan bahasanya mudah di mengerti dan mudah di baca.
Kekurangan    :
                       1. Kertasnya kusam
                       2. Tidak terdapat gambar di setipa halaman sehingga kurang menarik
Sinopsis:

Kerangka Novel Di sebuah kota hidup seorang gadis yang bernama Suci. Ia ingin menjadi sekertasi. Ia menikah dengan seorang pria yang berprofesi sebagai montir. Ia pindah ke kota lain mengikuti suaminya. Wasito hanya membuat onar dikelas. Wasito adalah anak yang baik dan pintar. Akhirnya Wasito menjadi anak yang pintar di kelas. Sinopsis novel Di sebuah kota hidup seorang gadis yang bernama Suci. Ia ingin sekali menjadi seorang sekertaris. Tetapi orang tuanya menginginkan dia untuk menjadi seorang guru. Akhirnya ia pun menuruti kehendak orang tuanya. Hingga suatu hari ia pun menikah dengan seorang pria yang berfrofesi sebagai montir. Ia pun di karuniai 3 orang anak. Karena pekerjaan suaminya itu, ia pun harus pindah ke kota lain mengikuti suaminya.Suci pun melamar sebagai guru baru di sebuah sekolah, dan anaknya pun bersekolah di sekolah itu. Sehari setelah ia mulai bekerja di sekolah itu, ia berusaha untuk mendapat mengenal dan memahami anak didiknya satu persatu. Ia memiliki seorang murid yang sedikit aneh dan bandal. Anak itu bernama Wasito. Setiap harinya Wasito hanya membuat onar di kelas, dan mengganggu teman-temannya. Suatu hari ibu Suci ingin berkunjung kerumah nenek Wasito, karena Wasito tingal disana.Ia ingin mengetahui sebab-sebab mengapa Wasito bertingka seperti itu. Sesampainya di rumah neneknya, ibu Suci pun mulai berbincang-bincang dengan nenek Wasito. Nenek Wasito pun menceritakan semua hal tentang Wasito. Ternyata Wasito itu hanyalah seorang anak yang kurang perhatian dan kasih saying dari kedua orang tuanya. Sebenarnya ia adalah seorang anak yang pintar dan baik. Setelah mengetahui itu semua, ibu Suci pun membantu membimbing Wasito untuk menjadi lebih baik. Hingga suatu hari ibu Suci pun berhasil. Wasito menjadi anak yang pintar di kelas. Dan menjadi juara kelas.

Tema               : Pertemuan dua hati
Alur                : Mundur-Maju.
Latar               :
                        a. Tempat         :
                                                  1. Dirumah
                                                  2.Disekolah
                        b. Waktu          :
                                                  1. Siang
                                                  2. Pagi
                                                  3. Sore
Tokoh            : Suci, suaminya, nenek Wasito, dan Wasito
Amanat          : Mesitnya orang tua memberikan perhatian kepada anaknya agar tidak menjadi nakal.




Sumber:
ditasyakieb.wordpress.com
https://www.gramedia.com/blog/buku-best-seller-karya-sastrawan-nh-dini-yang-melegenda/#gref

Rabu, 01 April 2020

ILMU BUDAYA DASAR; Hubungan Manusia dengan Cinta Kasih

Pengertian Manusia dan Cinta Kasih Serta Hubungan Antara Keduanya.

          Di dalam kehidupan ini manusia tentunya membutuhkan cinta dan kasih dari orang lain. Cinta dan Kasih merupakan 2 hal yang berbeda tetapi mempunyai hubungan keterikatan yang sama. Cinta dan Kasih merupakan hal yang sangat erat dalam kehidupan dan tidak bisa dipisahkan. Namun, sebagian dari mereka belum tahu apa yang membedakan antara apa itu cinta dan apa itu kasih. Mereka menganggap kedua hal itu merupakan sesuatu yang sama. Oleh karena itu, penulis akan membahas tentang Manusia dan Cinta Kasih serta hubungan manusia dengan kedua hal tersebut.


A. PENGERTIAN

1. MANUSIA
     Manusia merupakan makhluk hidup yang diciptakan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang di bekali atau dianugerahi dengan akal dan pikiran yang menjadikan manusia menjadi makhluk sempurna di muka bumi. Manusia memiliki perbedaan secara biologis maupun rohani. Secara biologis umumnya manusia dibedakan secara fisik sedangkan secara rohani manusia dibedakan berdasarkan kepercayaannya atau agama yang dianutnya. Makna dan Arti kata dari manusia sendiri sangat banyak, para ahli pun berpendapat berbeda beda seperti :

a). Omar Mohammad Al – Toumi Al – Syaibany
   Manusia adalah makhluk yang mulia. Masuia merupakan makhluk yang mampu berpikir, dan menusia merupakan makhluk 3 dimensi (yang terdiri dari badan, ruh, dan kemampuan berpikir / akal).

b). Paula J. C. & Janet W. K.
   Manusia merupakan makhluk yang terbuka, bebas memilih makna di dalam setiap situasi, mengemban tanggung jawab atas setiap keputusan, yang hidup secara berkelanjutan, serta turut menyusun pola hubungan antar sesama dan unggul multidimensional dengan berbagai kemungkinan.

c). Nicolaus D. & A. Sudiarja
    Manusia adalah bhineka, akan tetapi tunggal. Manusia disebut bhineka karena ia mempunyai jasmai dan rohani, sedangkan disebut tunggal karena hanya berupa satu benda / barang saja.

d). Abineno J. I  
     Manusia adalah “tubuh yang dilengkapi dengan jiwa / berjiwa” dan bukan “jia abadi yang berada atau pun yang terbungkus di dalam sebuah tubuh / badan yang fana / tidak nyata”.

e). Erbe Sentanu
   Manusia merupakan makhluk sebaik – baiknya yang diciptakan oleh Tuhan. Bahkan, dapat dikatakan manusia merupakan ciptaan Tuhan yang paling sempurna jika dibandingkan dengan makhluk citaannya yang lain.

f). Kees Bertens
    Manusia adalah setiap makhluk yang terdiri dari dua unsur yang satuannya tidak dapat dinyatakan dalam bentuk apapun.


2. CINTA 
    Cinta merupakan adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Cinta juga dapat diartikan sebagai suatu perasaan dalam diri seseorang akibat faktor pembentuknya. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Cinta adalah suatu perasaan yang positif dan diberikan pada manusia atau benda lainnya yang bisa dialami semua makhluk.
Menurut Erich Fromm (1983 : 54) dalam bukunya Seni Mencintai mengemukakan tentang adanya berbagai macam-cinta yang dapat di uraikan sebagai berikut :

a). Cinta Diri Sendiri
     Cinta diri sendiri adalah mengurus dirinya sendiri, sehingga kebutuhan jasmani dan rohaninya terpenuhi seimbang  ini bernilai positif. Dengan demikian cinta terhadap dirinya tidak harus dihilangkan tetapi harus berimbang dengan cinta kepada orang lain untuk berbuat baik.

b). Cinta Sesama Manusia / Persaudaraan
     Cinta kepada sesama manusia atau persaudaraan (agape, Bahasa Yunani) itu merupakan watak manusia itu sendiri dan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatannya kepada sesama manusia. Motivasi perbuatan dan perlakuan seseorang mencintai sesama manusia itu disebabkan karena pada dasarnya manusia tidak dapat hidup sendirian (manusia sebagai makhluk social) dan sudah merupakan suatu kewajiban.

c). Cinta Erotis      
    Cinta yang erat dorongannya dengan dorongan seksual (sifat membirahikan) ini merupakan sifat eksklusif (khusus) yang bias memperdayakan cinta yang sebenarnya. Hal itu dikarenakan cinta dan nafsu tersebut letaknya tidak berbeda jauh. Disisi lain, Cinta erotis jika didasari dengan cinta ideal, kasih sayang, keserasian maka berfungsi dalam melestarikan keturunan dalam ikatan yang sah yaitu pernikahan.

d). Cinta Keibuan
     Kasih sayang itu bersumber dari cinta keibuan, yang paling asli dan yang terdapat pada diri seorang ibu terhadap anaknya sendiri. Ibu dan anak terjalin suatu ikatan fisiologi. Seorang ibu akan memelihara anaknya dengan hati-hati penuh dengan kasih sayang dan naluri alami seorang ibu.

e). Cinta terhadap Allah
    Merupakan puncak cinta manusia, yang paling jernih, spiritual dan yang dapat memberikan tingkat perasaan kasih sayang yang jernih, khususnya perasaan simpatik dan sosial. Cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkannya dalam kehidupan dan menundukkan semua bentuk cinta yang lain.

f). Cinta terhadap Rasul
     Cinta kepada Rasullulah berarti kita yakin dan percaya kepada Rasulullah dan kita merindukan dan mencintai Rasullulah sebagaimana beliau mencintai umatnya. Cinta terhadap Rasul merupakan cinta ideal yang sempurna bagi manusia baik dalam tingkah laku, moral, maupun berbagai sifat luhur lainnya.


3. KASIH / KASIH SAYANG
    Kasih adalah perasaan yang dimiliki oleh setiap manusia, perasaan ini akan timbul apabila manusia tersebut mempunyai rasa memiliki dan menyayangi. Kasih juga bisa dikatakan hubungan keterkaitan antara manusia tersebut dengan sesuatu. Kasih bisa bermakna luas, bukan hanya antara manusia dengan manusia, tetapi bisa juga antara Tuhan dengan manusia. Dengan adanya rasa kasih tersebut membuat manusia mempunyai tujuan hidup yang akan diperjuangkan. 
Berikut ini pengertian atau makna Kasih atau Kasih Sayang menurut para ahli diantaranya :

a). Jalaludin Rumi
     Kasih Sayang ialah sumber dari segala hal. Dunia dan kehidupan adalah hasil dari kasih sayang. Semua tercipta karena ada kasih sayang dan itu menjadikan sebuah kasih sayang adalah sumber dari segala hal.

b). Rabiah Al Adawiyah
     Kasih Sayang ialah Sebuah penggambaran akan kerinduan yang dirasakan seseorang. Jika ada kasih sayang pada dalam hati pastinya seseorang itu akan merasakan apa yang dirasakan dan menjadi sebuah arti dari kasih sayang.

c). Mahmud Bin Assyarif
     Kasih Sayang ialah sebuah kerinduan yang tidak berujung dan menjadi sebuah rasa rindu yang tidak tertahankan dan menjadi sebuah hal yang membuat hati berbunga bunga.

d). Khalil Gibran
     Kasih Sayang ialah kebebasan dunia dan bisa menjadi semangat. Dan juga kasih sayang merupakan bentuk dari hukum hukum kemanusiaan dan gejala alami yang dapat mengubah segala hal yang sebenarnya tidak ada.



B. HUBUNGAN ANTARA MANUSIA DENGAN CINTA KASIH

Hakikat Cinta Kasih

            Cinta memang sangat terpaut dengan kehidupan manusia.tidak pernah selintaspun orang berfikir bahwa cinta itu tidak penting,mereka haus akan cinta,banyak orang tidak henti-hentinya menonton film tentang kisah cinta,baik yang berakhir bahagia maupun sebaliknya.banyak orang suka mendengarkan lagu-lagu yang bermotif tentang cinta.kendatipun demikian,hampir setiap orang tidak pernah berfikir tentang apa dan bagaimana cinta itu.

            Sampai dengan sekarang ini masih banyak orang beranggapan bahwa cinta itu tidak lebih dari sekedar perasaaan yang menyenangkan untuk mengalaminya orang harus jatuh ke dalam nya.

            Banyak orang melihat masalah cinta ini sebagai masalah dicintai bukan masalah mencintai,yaitu masalah orang untuk mencintai .pendapat semacam ini akan mendorong orang untuk selalu mempermasalahkan supaya bagaimana ia dicintai,dengan melakukan berbagai hal-hal atau cara agar bagaimana bisa dicintai.begitu juga sebaliknya,bahwasanya mencintai dan dicintai merupakan sikap manusiawi yang sudah saling berkaitan erat.

           Cinta adalah suatu kegiatan,dan bukan merupakan pengaruh yang pasif.secara demikian bisa pula dikatakan bahwa salah satu esensi dari cinta adalah adanya kreativitas dalam diri seseorang.atau lebih tegas lagi bisa dikatakan,bahwa cinta itu terletak pada aspek memberi dan bukan menerima,


Hubungan manusia dengan cinta kasih

       Hidup tanpa cinta itu kosong.cinta amat penting dalam kehidupan manusia.belumlah sempurna hidup seseorang itu jika dalam hidupnya tidak pernah dihampiri atau dihinggapi rasa cinta.karena hidup manusia di dunia ini tidak hanya seorang dirti,melainkan selalu melibatkan orang lain

       Karena cinta itulah maka kehidupan ini ada.bukankah manusia berbuat sesuatu karena dorongan perasaan cinta tersebut.bukan hanya manusia,bahkan binatang-binatang pun sesungguhnya berbuat sesuatu karena dorongan perasaan cinta.hanya bedanya,manusia berbuat karena kesadaran dan akalnya,sedangkan binatang berbuat karena nalurinya.pada hakikatnya cintalah yang terdapat pada asal mula dari hidup,sekurang-kurangnya rasa cinta akan diri sendiri.

IMPLEMENTASI KOMPUTASI | KOMPUTASI MODERN

 IMPLEMENTASI KOMPUTASI 1. Pada Bidang Fisika Dalam fisika, berbagai teori yang berdasarkan permodelan matematika menyediakan prediksi yang ...