Konsep Resolusi Layar pada perangkat bergerak
Ketajaman warna dan detail gambar pada tampilan bitmap bergantung pada banyaknya pixel. Warna atau resolusi yang membentuk gambar tersebut. Hal ini berkaitan erat dengan kemampuan monitor dan VGA (Video Graphic Adapter ) yang digunakan. Jika gambar tampilan bitmap berresolusi tinggi di tampilkan pada monitor yang berresolusi rendah akan mengakibatkan gambar terlihat kasar, bahkan terlihat kabur berbentuk kotak- kotak((juggy) jika dilakukan pembesaran gambar, Satuan untuk ukuran grafis jenis bitmap ini adalah dpi (dot per inch) yang berarti banyaknya titik dalam satu inci. Resolusi pada perangkat bergerak terdiri dari:
1. Resolusi HD (720p)
HD adalah singkatan dari High Definition, HD berarti pixelnya 1280 x 720.
2. Resolusi Full HD (1080p)
Full HD adalah kelanjutannya dan sekarang sudah menjadi standar resolusi layar di pasaran. Full HD adalah 1920 x 1080 pixel.
3. Resolusi HD (2k)
QHD atau Quad HD memiliki definisi empat kali lipat dibanding HD Standar. Berarti bisa memasukkan jumlah pixel empat biji layar HD kedalam satu layar QHD dengan ukuran sama. Resolusi pixel QHD adalah 2560 x 1440
4. Resolusi Ultra HD (4k)
4K adalah 4096 pixel, dan Ultra HD adalah 3840 pixel. Ultra HD adalah 3840 x 2160, sementara 4K adalah 4096 x 2160. Mereka biasanya disingkat menjadi 2160p berhubung perbedaan jumlah pixelnya tidak begitu besar.
Konsep Layout Pada Apps Perangkat Bergerak
Definisi Layout
Layout adalah tata letak, susunan / rancangan dari sebuah aplikasi.
Dimana pada layout kita bisa menata komponen-komponen aplikasi seperti : foto, teks, video, maupun komponen lainnya secara mudah
Pola MVP
Model menetapkan struktur data aplikasi dan kode untuk mengakses dan memanipulasi data
View adalah elemen antarmuka pengguna yang menampilkan data dan respons terhadap tindakan pengguna. Presenter menghubungkan view aplikasi ke model.
Layout view group
- Linear Layout: Grup tampilan anak yang diposisikan dan disejajarkan secara horizontal atau secara vertikal.
- Relative Layout: Layout yang penataannya lebih bebas (Relative) sehingga bisa di tata di mana saja.
- Frame Layout: Layout yang biasanya digunakan untuk membuat objek yang saling bertindihan contohnya yaitu kita membuat button di atas image.
- Table Layout: Layout yang digunakan untuk membangun user interface (tampilan antar muka ) aplikasi android dengan berdasarkan Baris dan Kolom.
Konsep Tipografi dalam Desain Grafis
Tipografi memiliki beberapa fungsi, diantaranya sebagai berikut:
1. Kemudahan Membaca
Fungsi kemudahan membaca sangat ditentukan pada pemilihan jenis font dan ukurannya. Jenis dan ukuran font adalah hal utama yang mempengaruhi mudah tidaknya teks untuk dibaca.
2. Menarik Perhatian
Fungsi tipografi yang kedua adalah untuk menarik perhatian pembaca. Tapi bukan hanya tentang huruf yang sudah tertata dengan sempurna saja, melainkan juga adanya warna yang menarik. Hal ini yang akan memberikan kesan yang dalam bagi penikmatnya.
3. Menciptakan Keindahan
Fungsi keindahan dalam tipografi ini yang memberikan kesan keindahan dalam huruf yang dirangkai dengan apik.
4. Mendulang Rupiah
Dalam dunia bisnis juga menggunakan tipografi yang memiliki nilai jual berdasarkan seni grafis yang tinggi. Hal ini juga dapat menarik konsumen dalam perbisnisan.
Jenis Tipografi
Ahli tipografi seharusnya dapat mengenali ribuan jenis huruf karya type designer. Dengan banyaknya jumlah huruf tersebut maka akan sangat sulit jika harus dihafalkan semua.
Oleh karena itu, untuk memudahkan dalam mengenali huruf-huruf tersebut, ada pengelompokkan huruf menjadi tiga kelompok, yaitu Serif, Sans Serif, dan Fantasi.
Jenis Huruf Serif
Serif merupakan garis tipis yang berada di ujung kaki atau lengan huruf. Jenis huruf serif berarti huruf yang memiliki kaki dan lengan huruf. Jenis huruf serif dibagi menjadi tiga gaya, yakni:
1. Huruf Roman
Huruf roman adalah perbedaan antara tebal tipisnya tidak terlalu banyak. Jenis huruf dari kelompok ini dapat dibaca dengan mudah karena bentuk hurufnya sangat jelas. Huruf roman ini terbagi menjadi dua golongan, yaitu:
Oldstyle Romans (Roman Gaya Lama)
Wajah huruf ini bertolak pada aksara Romawi awal, seperti yang terukir pada tiang ganggun di Roma sebagai persembahan kepada Kaisar Trajan. Menurut beberapa ahli, jenis huruf ini termasuk yang paling indah dan mudah dibaca. Huruf yang termasuk dalam jenis ini adalah Calson dan Garamond.
Transitional Romans (Roman Peralihan). Wajah huruf ini memiliki ciri peralihan dari gaya lama ke modern. Penampilannya lebih ringan dibanding jenis huruf gaya lama. Jenis huruf yang termasuk dalam kelompok ini adalah Time Roman, Baskerville, Book Antiqua, dan lain-lain.
2. Huruf Bodoni
Huruf Bodoni merupakan jenis huruf yang mempunyai ketebalan dan ketipisan sangat jelas. Termasuk jenis huruf modern yang gambar hurufnya memperlihatkan perbedaan yang mencolok antara kaitan dengan batang huruf.
Kaitan-kaitannya merupakan garis lurus atau lengkung dan halus yang sesuai untuk cetakan buku. Kelompok huruf ini memberikan kesan tegas, karena seakan-akan bobot huruf berat jika diukur dengan bidang yang dimiliki.
Jenis huruf yang masuk dalam kelompok ini antara lain Alexuss Heavy, Bodoni, Bodnoff, Craw Modern, Didot, Estella, Fat Tace, Modern 20, Normandia, Stamp, dan lain-lain.
3. Huruf Egyption
Huruf Egyption merupakan huruf yang tidak mempunyai perbedaan antara tebal tipisnya badan dan kaki. Kaitan-kaitannya sama tebal dengan badannya tetapi terlihat serasi.
Huruf ini tetap dapat terbaca dengan jelas meskipun mempunyai kaki dan lengan. Karakteristik huruf ini adalah terlihat menyerupai kontruksi Piramide di Mesir. Untuk membuat judul iklan pada media cetak dapat menggunakan jenis huruf ini.
Huruf yang termasuk pada kelompok huruf egyption yakni Egyption, Atlas, Beton, Clarendon, Courier New, Leter Gothic, Play Bill, dan sejenisnya.
Jenis Huruf Sans Serif
Sans Serif adalah huruf yang tidak memiliki kaki dan lengan huruf. Sama sekali tidak ada perbedaan antara tebal dan tipisnya. Jenis huruf ini sangat cocok digunakan untuk memberikan kesan sederhana, tidak ramai tapi tetap manis.
Jenis huruf tanpa kiat mampu menarik perhatian khalayak ramai saat sebagai judul pada komunikasi visual. Jenis huruf yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah Announce, Antique, Erie, Eurostile, Futura, Gill Sans, Gothic, Helvetica, Lucida Sans, Mercator, Univers, USA Black, dan sejenisnya.
Jenis Huruf Fantasi
Huruf fantasi adalah huruf yang mempunyai lekak lekukaeperti tunas menjalar. Biasanya digunakan untuk kata yang berfungsi mempertegas atau menarik perhatian pembaca. Dalam penggunaannya jangan sampai menggunakan huruf kapital semua, karena itu akan terlihat kaku dan susah untuk dibaca.
Dalam dunia percetakan huruf ini biasanya digunakan untuk undangan. Penggunaan huruf ini dimaksudkan untuk penyampaian yang halus , sopan, dan akrab.
Huruf yang termasuk dalam kelompok huruf fantasi antara lain Astral, Bottleneck, Data, Domino, Mistral, Ringet, lucida Black Letter, English Wd, Letter Orness, Jim Crow, Pinto, Inline, Lincoin, Calliope, Neon, Neosrept, dan sejenisnya.
jenis tipografi modern style, contoh tipografi, desain tipografi Font modern ini memiliki bentuk tipis, serif horisontal panjang, dan yang jelas tebal / transisi tipis di stroke. Tarikan garisnya adalah vertikal, tidak ada yang miring pada huruf.
Jenis huruf ini terlihat sangat tertata, maka akan terlihat eye-catching dan elegan jika berukuran besar. Font ini tidak cocok digunakan untuk keseluruhan isi teks karena akan terlihat mencolok. Garis tebal akan semakin menonjol dan garis tipis semakin menghilang. Cocoknya font ini digunakan untuk judul dan sub judul. Font modern style juga tidak baik jika digunakan terlalu sering.
jenis tipografi slab serif, contoh tipografi, desain tipografi Slap serif muncul di abad 19. Slab serif merupakan huruf yang sangat tebal. Kemunculan huruf ini sebagai tanda munculnya huruf-huruf yang tepat untuk menarik perhatian, yaitu Header.
Sebenarnya font ini digunakan untuk display type untuk menarik perhatian pembaca iklan di poster atau flyer. Font ini memiliki kesan berat dan horizontal seperti arsitektur Mesir Kuno. Oleh karena itu disebut juga dengan Egyptyan. Kait dan garis font slab serif memiliki ketebalan yang sama. Biasanya dikenal sebagai “Antique” dan “Egyptian”. Jenis font yang termasuk kelompok ini antara lain:
- Aachen
- Beton
- Clarendon
- Lubalin Graph
- Memphis
- Memphis
- Rockwell
- Serifa
- Stymie, dll.
jenis tipografi sans serif, font sans serif, desain tipografi, contoh tipografi Sans Serif muncul pada tahun 1816 sebagai display type. Di kalangan masyarakat font ini sama sekali tidak populer karena dianggap tidak trendi. Bahkan sampai dinamakan Grotesque yang berarti aneh atau lucu.
Sans Serif dibagi menjadi tiga kelompok, yakni Grotesque, Geometric, dan Humanist Sans Serif. Jenis huruf ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Perbedaan kontras begitu halus
- Bentuknya lebih menekankan ke arah garis vertikal
- Bentuk huruf tanpa sirip
- Garis melengkung berbentuk persegi
- Ketebalan huruf hampir sama
- Memberi kesan efisien, kontemporer, dan modern
jenis tipografi old style font typografi desain tipofrafi contoh tipografi Jenis font old style ditemukan oleh Johann Guttenberg pada tahun 1440. Ini menjadi awal sejarah tipografi yang sangat berarti. Mulai saat itu huruf-huruf latin satu persatu mulai diciptakan.